Bandar Lampung

Zahra Shabila Zulfiani Mahasiswi Bimbingan dan Konseling Universitas Lampung Terpilih Jadi Duta FKIP 2025

Zahra Shabila Zulfiani Mahasiswi Bimbingan dan Konseling Universitas Lampung Terpilih Jadi Duta FKIP 2025

Zahra Shabila Zulfiani. | Delima Kurnia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Zahra Shabila Zulfiani, mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling angkatan 2022, terpilih sebagai salah satu Duta FKIP 2025 Universitas Lampung yang diresmikan pada 28 Oktober 2025.

Bagi Zahra, menjadi Duta FKIP bukan hanya tentang gelar, melainkan tentang bagaimana membawa citra positif fakultas ke tingkat yang lebih luas.

“I’ve always been passionate about communication and creative representation,” ujar Zahra.

Sebelum tergabung sebagai Duta FKIP Zahra sudah aktif sebagai content creator di Humas Universitas Lampung dan juga mengelola akun kreatornya sendiri bernama @reveu.in.

Melalui pengalaman tersebut, ia banyak belajar tentang bagaimana membangun citra positif lewat konten kreatif.

“Dari pengalaman itu aku belajar banyak tentang bagaimana membangun citra positif melalui konten, dan itu yang akhirnya membuatku tertarik untuk ikut berkontribusi lewat peran sebagai Duta Promosi FKIP 2025,” kata dia, Rabu, 5/11/2025.

Proses seleksi Duta FKIP menurut Zahra cukup menantang namun seru. Tahapannya dimulai dari administrasi hingga wawancara yang menilai kemampuan public speaking, kepribadian, dan cara berpikir.

Sebagai Duta FKIP, Zahra menekankan pentingnya integritas dan konsistensi dalam membawa diri, baik di depan publik maupun di balik layar.

“Menurutku, jadi duta itu bukan cuma tentang how you act in public, tapi juga how you behave behind the scene. Seorang duta harus bisa menjaga kepercayaan, tetap humble, dan membawa nilai positif kapan pun dan di mana pun,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, pengalaman ini memberinya banyak pelajaran berharga tentang makna kepemimpinan yang sesungguhnya.

“One thing I’ve learned is that real leadership comes from sincerity. It’s not about being the best, but being meaningful,” katanya.

Bagi Zahra, menjadi Duta FKIP adalah wadah untuk terus berkembang, menyalurkan kreativitas, dan memberi manfaat bagi lingkungan kampus. [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda