Tim tari Prodi Pendidikan Bahasa Prancis. | Dandy HR
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Penampilan memukau dari tim tari Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Unila menjadi salah satu pembuka yang paling berkesan dalam rangkaian acara Francetival 2025, Selasa, 21/10/2025.
Lima mahasiswa angkatan 2024, yaitu Siti Sa’diyah, Ariny Chiara Maida, Icce Selvia, Erica Tri Rahayu, dan Elia Tri Sella Butar-Butar sukses membawakan Tari Sigeh Pengunten dengan penuh semangat dan kekompakan.
Tim tari sudah mulai bersiap dari pukul 04.00 subuh untuk melakukan rias dan kostum di daerah Sukabumi, Bandar Lampung.
Setelah menempuh perjalanan ke Gedung Aula K FKIP Unila dengan Maxim, mereka tampil sekitar pukul 08.15 pagi.
Waktu persiapan yang panjang tak menyurutkan semangat mereka untuk tampil maksimal.
Setiap gerakan tari mereka dilakukan dengan penuh makna dan kehati-hatian. Tari Sigeh Pengunten adalah simbol penghormatan dan penyambutan, menuntut keselarasan antara ekspresi dan gerak tubuh.
“Kesulitannya karena ini tari adat yang punya arti, jadi gerakannya harus benar-benar kompak dan paham maknanya,” ujar Icce Selvia, salah satu penari.
Meskipun sempat mengalami kendala kecil seperti aksesori kuku dan tanggai yang tersangkut, tim tetap tampil percaya diri dan mampu menyelesaikan tarian dengan baik.
Mereka menilai kekompakan dan latihan singkat selama lima hari menjadi kunci keberhasilan penampilan tersebut.
Setelah tampil, apresiasi datang dari berbagai pihak, termasuk panitia dan penonton yang menilai tarian mereka sudah cukup kompak dan menarik.
Penampilan ini bukan hanya hiburan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dan kerja keras mahasiswa dalam menyukseskan Francetival 2025.
Meski latihan terbilang singkat, pengalaman mereka membuktikan bahwa profesionalisme bisa muncul dari semangat dan rasa tanggung jawab bersama.
“Kami sudah pernah menarikan tari ini sebelumnya, jadi lebih mudah untuk menghafalnya,” tambah Icce dengan bangga. [Dandy HR]

Tinggalkan Komentar Anda