Ahmad Alam El Izzy. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Pringsewu – Ahmad Alam El Izzy, anak keempat dari lima bersaudara, salah satu siswa jurusan MIA kelas X di SMAIT IMBOS, berhasil lolos seleksi masuk tim Paskibraka Kabupaten Pringsewu 2021.
Izzy, panggilannya sehari-hari, mempunyai cita-cita menjadi pengusaha yang hafal Alquran. Izzy sudah hafal 10 juz. Izzy terus berusaha membagi waktu belajar daring, membantu orang tuanya, menyelesaikan tugas-tugas sekolah, menambah hafalan Alquran, dan sekarang mengikuti diklat pelatihan persiapan Paskibraka Pringsewu.
Selain dorongan tim pendidik IMBOS, motivasi Izzy mengikuti seleksi adalah untuk menambah pengalaman, menambah teman di luar sekolah IMBOS, melatih disiplin, dan keinginannya adalah menjadi pengibar bendera di Istana yang hafal Quran.
Beralamat di Kalirejo, anak keempat Mahmuddin ini dikenal dengan pribadi yang sederhana. Orangtuanya berjualan sepatu di pasar. Jika waktu luang, Izzy biasa membantu orangtuanya di pasar.
Izzy juga lulusan dari SMPIT IMBOS dan kini meneruskan pendidikannya di SMAIT IMBOS Pringsewu, dengan dukungan penuh orangtua yang menginginkan Izzy untuk menjadi penghapal Quran.
Izzy bercita-cita ingin membahagiakan orangtua dengan menjadi penghapal Alquran.
“Izzy anak yang rajin, disiplin kemudian punya rasa tanggung jawab. Kalau di sekolah selalu mengikuti arahan dari guru. Saat latihan juga selalu datang tepat waktu dan tidak pernah izin untuk tidak latihan. Mungkin karena dia mempunyai motivasi yang lebih untuk jadi seorang Paskibraka. Kemudian yang menarik dari Izzy, jika di sekolah sudah biasa anak rajin ibadah, tapi kalau Izzy punya nilai lebih, selalu tilawah Quran dulu menjelang azan. Izzy sudah seperti murotal hidup,” kata Rizky Adhi Wijaya, pelatih Paskibraka SMAIT Pringsewu, hari ini.
Rizky berharap Izzy tetap semangat karena mewakili sekolah dan membawa almamater SMAIT IMBOS agar lebih dikenal.
“Semoga Izzy menjadi contoh Paskibraka di sekolah dan bisa berbagi ilmu dan pengalaman ke adik kelas. Pastinya SMAIT IMBOS bisa memunculkan talenta-talenta lebih baik lagi. Siswa yang hafal Alquran, bagus dalam bidang akademik dan nonakademik,” pungkasnya. [Dyah Ayu Dwikasari]
