Peresmian Expo Perpustakaan 2025. | Dandy HR
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Lampung resmi membuka Expo Perpustakaan 2025 dengan tema “Literasi dalam Ragam Ekspresi Budaya yang Berdampak”. Acara pembukaan yang berlangsung di pelataran Gedung Perpustakaan Unila itu dihadiri Dekan FKIP, FEB, FMIPA, serta UPA TIK, UPA BK, dan UPA Kewirausahaan.
Opening ceremony ditandai dengan sambutan Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, M.T., sekaligus pemotongan pita sebagai simbol dibukanya kegiatan tahunan tersebut.
Dalam sambutannya, Suripto mengisahkan pengalamannya semasa menjadi mahasiswa yang rajin berkunjung ke perpustakaan. Ia menyampaikan bahwa keterbatasan kepemilikan buku justru mendorong dirinya untuk aktif mencari sumber belajar di perpustakaan.
“Kalau dulu kami sering belajar di perpustakaan karena buku teks, terutama buku-buku kimia, cukup mahal. Dari situlah, perpustakaan menjadi ruang penting untuk menimba ilmu,” ujarnya disambut tawa para hadirin.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa literasi di era digital saat ini tidak lagi terbatas pada kemampuan membaca dan menulis, melainkan telah berkembang mencakup literasi media, budaya, digital, visual, serta berbagai ekspresi kreatif.
“Tema ragam ekspresi menegaskan bahwa budaya musik, sastra, seni visual, maupun seni pertunjukan adalah medium kuat untuk menyampaikan gagasan. Literasi bukan sekadar teks, tapi juga hidup melalui budaya kreatif yang berdampak bagi masyarakat,” jelasnya.
Suripto juga mendorong agar perpustakaan Unila dapat menjadi pusat literasi yang inklusif dan adaptif, tidak hanya untuk kebutuhan akademik, tetapi juga untuk mengakomodasi seni dan budaya lokal.
Ia bahkan mengusulkan agar perpustakaan bisa dikembangkan menjadi ruang diskusi yang nyaman, misalnya dengan menghadirkan cafe literasi yang menghadirkan cita rasa kopi khas Lampung.
Pada kesempatan itu, Suripto memberikan apresiasi kepada UPT Perpustakaan Unila, panitia Expo, serta seluruh pihak yang telah menyiapkan kegiatan.
“Semoga Expo ini tidak hanya menjadi pameran tahunan, tetapi juga tonggak gerakan literasi muda yang berkelanjutan di Universitas Lampung. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Expo Perpustakaan Universitas Lampung 2025 resmi saya buka,” pungkasnya.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol peresmian. [Dandy HR]

Tinggalkan Komentar Anda