Bandar Lampung

Omzet Turun 66 Persen, Pedagang FKIP Unila Ingin Kembali ke Kantin Lama

Omzet Turun 66 Persen, Pedagang FKIP Unila Ingin Kembali ke Kantin Lama

Kantin FKIP Unila. | Delima Kurnia Manik

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Relokasi kantin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) dari lokasi lama ke tempat baru karena adanya renovasi kantin menuai keluhan dari para pedagang.

Mereka mengaku kondisi kantin saat ini lebih kecil dan sempit dibandingkan sebelumnya, sehingga berdampak pada jumlah pelanggan dan omzet harian.

Salah satu pedagang mengungkapkan, sebelum pindah, kantin FKIP tidak hanya melayani mahasiswa dari fakultas tersebut, tetapi juga menjadi tujuan mahasiswa dari Fakultas Hukum, Ekonomi dan Bisnis, hingga Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Namun setelah direlokasi, jumlah pembeli berkurang drastis.

“Dulu omzet bisa sampai Rp3 juta per hari. Sekarang paling hanya Rp1 juta. Tempatnya sempit, jadi mahasiswa dari fakultas lain jarang datang lagi,” keluh seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya, Senin, 22/7/2025.

Penurunan ini berarti sekitar 66,7 persen atau omzet mereka kini hanya sepertiga dari sebelumnya.

Pedagang lain juga menyampaikan bahwa perpindahan ke lokasi baru membuat banyak pelanggan lama tidak mengetahui keberadaan kantin.

Posisi kantin yang dianggap kurang strategis membuat mereka kehilangan konsumen tetap.

“Banyak mahasiswa yang belum tahu kalau kantin sudah pindah. Ditambah lagi kami harus menyesuaikan harga dengan standar kantin yang yang baru, jadi ada beberapa harga yang harus terpaksa naik,” ujarnya.

Para pedagang berharap pihak yang menaungi permasalahan kantin ini dapat segera menyelesaikan renovasi memberikan solusi agar aktivitas usaha mereka dapat kembali normal.

“Kami hanya ingin kantin lama segera diperbaiki lagi agar kami bisa berjualan di tempat yang lebih nyaman, layak, dan dengan harga sewa yang masuk akal sesuai fasilitas yang diberikan,” tambah salah satu pedagang. [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda