Bandar Lampung

Relokasi Kantin FKIP Unila Dikeluhkan Mahasiswa

Relokasi Kantin FKIP Unila Dikeluhkan Mahasiswa

Kantin FKIP Unila. | Delima Kurnia

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Relokasi kantin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) hingga tiga kali dalam beberapa tahun terakhir menimbulkan keresahan di kalangan mahasiswa.

Kantin yang seharusnya menjadi fasilitas utama kini justru menjadi sumber ketidaknyamanan karena berpindah-pindah lokasi tanpa kepastian.

Sejumlah mahasiswa menilai kantin sementara saat ini tidak memadai, baik dari sisi kapasitas maupun kenyamanan. Sebagai fakultas dengan jumlah mahasiswa terbanyak, ruang kantin yang sempit membuat akses makan siang menjadi sulit, terutama pada jam istirahat singkat.

“Kalau waktu istirahat kuliah cuma 15 menit, rasanya tidak cukup untuk menunggu makanan disajikan. Antrean yang panjang sekali, kadang belum sempat makan sudah harus masuk kelas lagi,” keluh Ananda, mahasiswa semester lima FKIP, Senin, 22/9/2025.

Selain masalah antrean, beberapa mahasiswa juga mengaku kerap kehabisan makanan di jam istirahat makan siang.

Kondisi ini membuat sebagian dari mereka terpaksa mencari alternatif makan di luar kampus yang dinilai lebih mahal dan memakan waktu.

Bagi mahasiswa indekos, relokasi kantin menjadi persoalan tersendiri. Mereka yang tidak sempat memasak biasanya sangat bergantung pada kantin kampus sebagai solusi praktis.

“Kami makan di kantin karena cepat dan terjangkau. Tapi sekarang malah repot, antre lama, kadang makanannya habis. Kalau beli di luar lebih mahal dan jaraknya jauh,” ujar Dian, mahasiswa FKIP yang indekos dekat Unila.

Mahasiswa berharap pihak kampus segera menyediakan lokasi kantin yang lebih permanen dan representatif karena kantin bukan hanya sekadar tempat makan, melainkan juga ruang berkumpul dan berinteraksi.

Dengan kondisi saat ini, mereka merasa kehilangan ruang sosial yang nyaman di lingkungan fakultas. [Delima Kurnia]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda