Daun katuk. | Dokumentasi alodokter.com

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Bila saat ini ibu menyusui sedang berupaya memperbanyak jumlah ASI dengan mengonsumsi daun katuk, berbahagialah. Pasalnya, anggapan bahwa daun katuk bisa memperlancar ASI bukanlah mitos.
Daun katuk diketahui mengandung fitosterol dan papaverine. Kedua senyawa alami ini diketahui dapat meningkatkan meningkatkan kadar serta peredaran hormon prolaktin dan oksitosin, yakni hormon yang memiliki peranan penting dalam meningkatkan produksi ASI. Demikian dikutip wartalampung.id dari alodokter.com.
Selain itu, daun katuk juga mengandung gizi yang dibutuhkan oleh ibu menyusui, antara lain protein, lemak, karbohidrat, serat, serta vitamin B6, C dan D. Dengan tambahan nutrisi dari daun katuk, ASI yang diproduksi juga akan lebih berkualitas dan bisa memenuhi kebutuhan gizi bayi dengan lebih baik.
Baca Juga: Apa Itu Insecure dan Kiat Mengatasinya
Manfaat daun katuk untuk ibu menyusui tidak hanya itu saja. Rutin mengonsumsi daun katuk juga diduga bisa menjadi salah satu cara untuk memangkas bobot tubuh pascamelahirkan.
Setelah mengetahui informasi di atas, kini para ibu menyusui tidak perlu ragu bahwa daun katuk memang bisa memperbanyak ASI. Meski begitu, mengonsumsi daun katuk bukanlah satu-satunya cara untuk memperbanyak ASI. Pola hidup yang sehat dan cara menyusui yang benar tetaplah kunci utama sukses menyusui.
Baca Juga: Kenali Ghosting dan Tips Mencegahnya
Jadi, para ibu menyusui juga disarankan untuk rutin berolahraga ringan, beristirahat yang cukup, mengelola stres dengan baik, serta menyantap makanan bergizi di setiap waktu makan maupun ngemil. Mengikuti kelas menyusui juga bisa menjadi pilihan, terutama jika ini pengalaman pertama menjadi ibu menyusui.
Jika setelah mengonsumsi daun katuk dan menerapkan cara-cara lainnya ASI tetap sedikit atau mungkin tidak keluar sama sekali, sebaiknya konsultasikan kepada dokter atau konsultan laktasi untuk mengetahui penyebab dan cara mengatasinya. []
