Komang Ayu Tasya Santosa
Wartalampung.id, Metro – Pada Pemilihan Muli-Mekhanai Kota Metro tahun ini, Komang Ayu Tasya Santosa atau biasa disapa Caca, @ccakomang_ mendapat prestasi yang baik.
Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Metro ini ada pada juara IV atau runner up ke-3. Kepada wartalampung.id, Caca mulai tertarik dengan dunia modeling dan pageant sejak usia 16 tahun. Ia melihat ajang Muli-Mekhanai di daerahnya.
Dari situ Caca terinspirasi karena para finalisnya tidak hanya menampilkan wajah yang menarik, tetapi juga membawakan budaya lokal dengan bangga, percaya diri, dan memiliki kemampuan komunikasi yang sangat baik.
caca bilang, ia menyukai dunia ini karena bukan hanya soal penampilan, melainkan juga tentang karakter, sikap, dan kepedulian terhadap masyarakat serta pelestarian budaya.
Dunia modeling dan pageant membantunya berkembang menjadi pribadi yang lebih percaya diri, disiplin, dan memiliki semangat untuk memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dengan aktif di dunia pageant, Cara merasakan banyak manfaat yang sangat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya adalah peningkatan rasa percaya diri.
”Saya menjadi lebih nyaman berbicara di depan umum, berani menyampaikan pendapat, dan mampu membawa diri dengan baik dalam berbagai situasi,” kata gadis cantik alumnus SMAN 1 Kota Metro itu.
Selain itu, ia juga belajar mengatur waktu dengan lebih disiplin, menjaga penampilan dan kesehatan, serta lebih peduli terhadap isu-isu sosial dan budaya di sekitar.
”Semua hal ini sangat membantu saya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus, keluarga, maupun masyarakat.”
Ajang Muli-Mekhanai Kota Metro tahun ini cukup berkesan baginya. Awalnya Caca kagum dan inspirasi terhadap kakaknya yang pernah meraih gelar Muli Intelegensia pada 2021.
Melihat bagaimana ajang tersebut membentuk kakak menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan berwawasan luas membuatnya juga ingin mengikuti jejaknya.
Selain itu, ia mendapat dorongan penuh dari orang tua yang selalu mendukung langkah untuk berani mencoba hal baru dan berkembang.
Dengan modal kepercayaan diri dan tekad yang kuat, ia mengikuti seleksi, lolos sebagai finalis, dan menjalani masa karantina dengan semangat belajar yang tinggi.
Semua usaha tersebut membuahkan hasil. Caca berhasil meraih gelar Runner-Up 3.
”Pengalaman ini sangat berarti bagi saya karena bukan hanya soal pencapaian, tetapi juga proses tumbuh dan belajar menjadi versi terbaik dari diri sendiri.”
Pengalaman yang paling menarik dan berkesan bagi Caca selama mengikuti ajang Muli-Mekhanai Metro adalah saat masa karantina.
Di sana, ia tidak hanya belajar tentang budaya dan sejarah Lampung, tetapi juga banyak mendapatkan pelatihan tentang wicara publik, kepribadian, dan cara membawa diri di depan umum.
Yang membuatnya semakin menarik adalah kesempatan untuk bertemu dan belajar bersama dengan teman-teman finalis dari berbagai latar belakang.
”Kami saling mendukung, berbagi pengalaman, dan membentuk ikatan yang sangat positif.”
Suasana kekeluargaan yang terjalin selama karantina menjadi momen yang tidak ia lupakan. Dari pengalaman itu, ia belajar bahwa kompetisi bukan hanya soal menang, melainkan juga soal proses, pembelajaran, dan hubungan baik yang terbangun.
Caca juga bersyukur dukungan dari kampus, Universitas Muhammadiyah Metro, sangat besar dan berarti selama ia mengikuti ajang Muli Mekhanai Metro.
Pihak kampus memberikan izin dan fleksibilitas dalam perkuliahan selama masa karantina, serta selalu memberikan semangat dan motivasi agar ia tampil maksimal.
Tidak hanya itu, dosen dan teman-teman juga sangat suportif. Mereka membantu dari segi moral, memberikan ucapan semangat, bahkan ikut mendukung di media sosial.
”Dukungan ini menjadi salah satu penyemangat terbesar saya untuk terus percaya diri dan memberikan yang terbaik selama mengikuti ajang tersebut.”
Sama seperti model lain, Caca juga punya obsesi besar ke depan dalam modeling.
Obsesinya ke depan dalam dunia modeling adalah bisa terus berkembang dan berkontribusi secara profesional, tidak hanya di tingkat daerah, tapi juga di tingkat nasional.
”Saya ingin menjadi model yang tidak hanya menonjol dari segi penampilan, tapi juga memiliki karakter, attitude, dan nilai edukatif yang bisa menginspirasi orang lain.”
Selain itu, ia juga berharap bisa menjadi representasi yang membawa budaya daerah—khususnya Lampung—ke panggung yang lebih luas.
Selain modeling dan pageant, Caca juga punya beberapa hobi lain yang ia sangat nikmati, yaitu berenang, bermain basket, dan berfoto.
Berenang dan basket membantunya menjaga kebugaran tubuh serta melatih kerja sama tim serta disiplin.
Sementara itu, berfoto menjadi caranya mengekspresikan kreativitas dan mengabadikan momen-momen berharga dalam hidup.
Hobi-hobi ini membuatnya merasa lebih seimbang dan selalu semangat menjalani aktivitas sehari-hari.
Caca juga bersyukur selama di kampus ia sangat aktif dan mengikutinya dengan menyenangkan. Selain fokus pada perkuliahan, ia juga aktif mengikuti organisasi PIK R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja).
Melalui organisasi ini, Caca belajar banyak tentang komunikasi, kepemimpinan, dan bagaimana memberikan dukungan serta edukasi kepada teman-teman seangkatan mengenai isu-isu remaja.
Selain itu, ia juga rutin mengikuti seminar, workshop, dan kegiatan sosial yang diselenggarakan kampus.
”Semua pengalaman ini sangat membantu saya untuk berkembang secara pribadi dan memperluas jaringan pertemanan di lingkungan kampus.”
Caca juga terbilang mahasiswa yang piawai mengatur waktu dengan sangat disiplin. Tujuannya, supaya akademik dan kegiatan modeling bisa berjalan seimbang.
Caca punya tips, selalu membuat jadwal harian dan mingguan yang terstruktur, sehingga ia tahu kapan waktu untuk belajar, latihan modeling, dan istirahat.
Ia juga belajar untuk memprioritaskan tugas-tugas penting dan menghindari menunda-nunda pekerjaan.
Saat ada kegiatan modeling atau event yang padat, ia berusaha menyelesaikan tugas kuliah lebih awal agar tidak tertinggal.
Sukses selalu ya, Caca. [@adiansaputra27]
Biodata
Nam : Komang Ayu Tasya Santosa
Kelahiran : Metro, 10 April 2006
Asal SMA : SMA Negeri 1 Metro
Kampus : Universitas Muhammadiyah Metro (semester II Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis)
Tinggi : 170 cm
Berat : 57 kg

Tinggalkan Komentar Anda