Nusantara

Sambut Arus Mudik Lebaran 2025, Abdul Hakim Beri Tips dengan Pendekatan Ibadah

Sambut Arus Mudik Lebaran 2025, Abdul Hakim Beri Tips dengan Pendekatan Ibadah

Abdul Hakim

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Anggota DPD RI asal Lampung Abdul Hakim menyambut baik musim arus mudik Lebaran tahun ini. Ia menilai, mudik menjadi satu tradisi penting masyarakat Indonesia jelang Idulfitri.

Pemerintah, kata Hakim, juga sudah mempersiapkan semua hal agar arus mudik dan balik Idulfitri tahun ini lancar dan minim kendala.

Ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI ini juga menambahkan, banyak hal yang mesti dipersiapkan untuk mudik. Poin paling penting adalah mempersiapkan fisik, biaya, dan perihal lain ketika mudik.

Hakim ingin semua pemudik memahami bahwa bertemu dengan orangtua dan sanak saudara adalah ibadah jika dalam konteks merawat silaturahmi dan ukhuwah islamiah.

Maka itu, Hakim mengatakan, mudik adalah bentuk ketaatan kepada orangtua dan rasa cinta dengan tanah kelahiran. Mudik, ujarnya, bukan ajang pamer kesuksesan kepada jiran di kampung halaman. Mudik, kata Hakim, patut dilakukan jika ingin berbagi kebahagiaan kepada sanak famili di kampung halaman.

Poin lain, kata Hakim, pemudik mesti meningkatkan tensi kesabaran karena boleh jadi ada kendala dalam perjalanan. Dengan jumlah pemudik yang mencapai jutaan, boleh jadi ada kendala yang ditemui dalam perjalanan.

Misalnya kemacetan di lalu lintas maupun saat memasuki dan keluar dari kapal laut. Semua ini mesti disikapi dengan menebalkan kesabaran dan rutin melafalkan zikir. Dengan demikian, meskipun terdapat kendala, tidak merusak esensi mudik dengan tingkat emosional yang tinggi.

Mengutip dari alodokter.com, Hakim memberikan tips mudik ampuhnya.

1. Rencanakan rute perjalanan secara matang
Hal pertama yang perlu Anda lakukan agar mudik sehat dan aman adalah merencanakan perjalanan secara matang. Mulailah dengan mencari tahu opsi rute perjalanan yang dapat dilalui. Pertimbangkan opsi rute perjalan tersebut dengan baik, misalnya dari segi keamanan dan lama waktu perjalanan.

Bila Anda memilih mudik dengan kendaraan pribadi, pastikan mesin kendaraan dalam keadaan baik. Jangan lupa juga untuk mengenakan helm jika menggunakan sepeda motor dan sabuk pengaman bila mengendarai mobil agar perjalanan aman.

Sementara itu, jika Anda ingin menggunakan transportasi umum, seperti pesawat, bis, atau kereta api, cobalah untuk menghindari moda transportasi yang terlalu ramai atau sesak agar mudik terasa lebih nyaman, serta mengurangi risiko tertular penyakit selama perjalanan.

2. Bawa obat-obatan pribadi
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, perjalanan panjang seperti mudik akan menghabiskan lebih banyak energi, sehingga Anda lebih rentan untuk terserang penyakit selama perjalanan.

Guna menghindari risiko terjadinya masalah kesehatan selama mudik, Anda disarankan membawa beberapa jenis obat-obatan, seperti obat mabuk perjalanan, obat sakit kepala, dan obat-obatan pribadi yang sedang Anda konsumsi jika sedang menderita penyakit tertentu.

3. Hindari makan sembarangan selama perjalanan mudik
Selama perjalanan mudik, terutama melalui jalur darat, Anda tentu sering melihat berbagai macam makanan dan minuman yang dijajakan sepanjang jalan.

Meski menggugah selera, Anda sebaiknya menghindari konsumsi makanan yang dijajakan di pinggir jalan. Pasalnya, Anda tidak tahu pasti bagaimana makanan dan minuman tersebut diolah. Makanan atau minuman yang dijajakan secara terbuka di pinggir jalan juga lebih mudah terpapar kuman.

Oleh karena itu, agar lebih aman, Anda sebaiknya membawa bekal sendiri dari rumah. Namun, jika memang harus membeli makanan atau minuman selama perjalanan mudik, sebaiknya beli air minum dalam kemasan dan.makanan yang dimasak secara bersih hingga matang.

4. Istirahat bila merasa lelah
Rasa lelah dan mengantuk saat berkendara adalah salah satu pemicu utama terjadinya kecelakaan. Kondisi ini dapat dikenali dengan beberapa tanda, mulai dari sering menguap, mengedipkan mata secara berulang, hingga sulit mengingat rute perjalanan yang telah dan akan dilalui.

Agar tetap terjaga dan fokus berkendara, jangan tunda untuk menepi lalu beristirahat atau tidur sejenak di pos kesehatan atau rest area segera setelah Anda merasakan tanda mengantuk dan kelelahan. Dengan begitu, Anda pun dapat terhindar dari risiko terjadinya kecelakaan di perjalanan.

5. Kelola stres
Salah satu ciri khas perjalanan mudik adalah lalu lintas yang padat dan kemacetan berkepanjangan. Kondisi ini tak jarang membuat seseorang mudah merasa marah dan mengalami stres. Perbanyak zikir dan ingat Allah swt supaya hati menjadi tenang. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda