Lampung Selatan

Salimah Lampung Selatan Pelatihan Kepemimpinan, Rosidah Ingin Organisasi Solid dengan Kerja Sama Tim Kokoh

Salimah Lampung Selatan Pelatihan Kepemimpinan, Rosidah Ingin Organisasi Solid dengan Kerja Sama Tim Kokoh

Salimah Lampung Selatan

Wartalampung.id, Kalianda – PD Salimah Lampung Selatan sukses mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Pengurus Salimah (PKPS), PKPS 1 dan PKPS 2, Ahad, 19/1/2025 dengan tema “Mengokohkan jiwa kepemimpinan pengurus Salimah yang solid, kreatif, dinamis dan berdaya guna di masyarakat” bertempat di SD Qur’an Indonesia Kalianda.

Acara ini dihadiri oleh Ketua PD Salimah Lampung Selatan Rosidah beserta pengurus, narasumber, Ketua PC Salimah Kalianda beserta pengurus, Ketua PC Salimah Sidomulyo beserta pengurus, Ketua PC Salimah Rajabasa beserta pengurus, Ketua PC Salimah Tanjung Bintang beserta pengurus, Ketua PC Salimah Tanjung Sari beserta pengurus, dan Ketua Pra Way Lubuk beserta pengurus.

Dalam sambutannya, Rosidah menyampaikan bahwa tujuan dari PKPS ini adalah menghasilkan pribadi yang memahami dan melaksanakan fungsi dan tugasnya sebagai pengurus Salimah dan memiliki kemampuan dasar berorganisasi.

Dalam kegiatan ini terdapat dua sesi yaitu sesi pertama PKPS 1 dan sesi kedua PKPS 2. PKPS 1 berisi materi tentang kesalimahan dan teamwork.

Sedangkan PKPS 2 berisi materi tentang garis besar haluan organisasi (GBHO), anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, dan materi manajemen konflik.

Dalam PKPS 1 Materi pertama tentang Kesalimahan yang di sampaikan oleh Rosidah.

Dalam materi ini dijelaskan, Salimah berdiri 8 Maret 2020 dengan ketua umum pertama Aan Rohana periode 2000-2005 dan sekarang Etty Pratiknyowati.

Selain itu juga disampaikan tentang para pendiri organisasi, visi dan misi salimah, makna lambang salimah, tugas pokok struktur salimah, Dewan Pertimbangan Salimah Daerah (DPSD) dan pengurus salimah, lembaga kelengkapan salimah, mekanisme kerja dan pola hubungan serta manajemen dan perubahan tantangan.

Materi kedua tentang teamwork yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Salimah Daerah (DPSD) Salimah Zulvina Ratnasari.

Ia menyampaikan bahwa dalam berorganisasi diperlukan tim yang solid agar dapat tercapai tujuan organisasi.

Oleh karena itu, diperlukan hal- hal sebagai berikut agar terbangun tim yang kokoh yaitu akidah yang mapan, kejujuran, keterbukaan, saling menghargai, pembagian tugas yang baik, bekerja sama dengan struktur yang rapi dan keterikatan hati, sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan baik.

Dalam PKPS 2 materi pertama disampaikan oleh Dewan Pertimbangan Salimah Daerah (DPSD) Cici Masturoh.

Ia menyampaikan tentang garis besar haluan organisasi (GBHO).

Dalam materi ini dijelaskan tentang visi dan misi salimah, macam- macam lembaga kelengkapan salimah antara lain yang meliputi PT Salimah Prakarsa Cemerlang, Kossuma, Inkossuma, KSSI, Lembaga Wakaf Salimah, Rumah Pendidikan Salimah, dan Ikatan Mubaligah Salimah Indonesia.

Selain itu juga dipaparkan tentang program unggulan Salimah antara lain PKPS, Kossuma, Komunitas Sabila, KOB, KEP, Forum silaturahmi majlis taklim dan pos penanggulangan musibah dan bencana (P2MB).

Materi kedua tentang anggaran dasar (AD) dan anggaran rumah tangga (ART) yang disampaikan oleh Ketua Departemen Pengembangan Cabang (Bangca) Yuralina Verawati.

Ia menjelaskan dalam organisasi wajib memiliki anggaran dasar dan anggaran rumah tangga agar organisasi bisa berjalan dengan baik dan dapat mewujudkan tujuan organisasi.

Materi terakhir berisi tentang manajemen konflik yang disampaikan oleh Sekretaris PD Salimah Lampung Selatan Hilmiyati.

Dalam materinya ia menyampaikan bahwa dalam organisasi pasti ada konflik yang muncul. Oleh karena itu, kita belajar cara menyelesaikan dan memanajemen konflik agar tidak mengganggu organisasi dan dapat mencapai tujuan organisasi.

Ia menyampaikan ada beberapa jenis manajemen konflik antara lain menghindar, akomodatif, kompromi, kolaborasi dan kompetisi.

Dengan manajemen konflik yang baik, akan tercapai tujuan organisasi yang diinginkan. Selain itu, juga diperlukan komunikasi yang efektif agar dalam organisasi bisa saling melengkapi untuk mewujudkan visi dan misi organisasi. [Aan Saputri/Salimah Lamsel]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda