Abdul Hakim
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kenaikan harga elpiji 3kg dinilai Abdul Hakim memberatkan masyarakat prasejahtera. Demikian juga dengan pemilik usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Anggota DPD RI asal Lampung itu mendesak pemerintah tetap memberikan subsidi kepada masyarakat prasejahtera dan pegiat UMKM.
Kenaikan harga elpiji di awal tahun, kata Hakim, jelas memberatkan masyarakat prasejahtera.
Elpiji yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat mestinya tetap diberikan akses kemudahan untuk masyarakat prasejahtera dan UMKM.
Ketua Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI itu bilang, jika tak dibantu, UMKM ini akan kesulitan. Misalnya, mereka mesti menyesuaikamn harga jual dari produk dan jasa yang dihasilkan.
Padahal, kenaikan harga produk dan jasa UMKM akan memengaruhi pendapatan. Kenaikan harga yang mereka lakukan imbas kenaikan harga elpiji 3 kg bisa berimbas pada penurunan omzet usaha.
Hakim ingin pemerintah benar-benar memperhatikan hal ini.
Ia tidak ingin kenaikan harga elpiji 3 kg malah menjadi blunder bagi pemerintah karena membuat masyarakat prasejahtera makin sulit mencari penghidupan. []

Tinggalkan Komentar Anda