Zoom meeting Ilmu Komunikasi Umko

Wartalampung.id, Kotabumi – Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Kotabumi (Umko) kembali menggelar pembelajaran kolaborasi dengan menghadirkan praktisi sebagai narasumber.
Dalam kegiatan bertema “Etika dan Regulasi Penyiaran (Tantangan di Era Konvergensi)”, Prodi Ilmu Komunikasi Umko menggandeng Nisa’ul Fitri Mardani Syihab, komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Lampung, sebagai pemateri utama.
Diskusi yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh mahasiswa-mahasiswi Prodi Ilmu Komunikasi Umko.
Hagi Julio Salas, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, menyampaikan tujuan dari program ini.
Kata Hagi, kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa terkait tantangan komunikasi di era konvergensi media, sekaligus menanamkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya etika dalam penyiaran.
Kehadiran praktisi seperti Nisa’ul Fitri Mardani Syihab diharapkan dapat memberikan gambaran nyata terkait penerapan regulasi penyiaran di dunia kerja.
Dalam diskusi, Nisa’ul Fitri Mardani Syihab memaparkan berbagai tantangan penyiaran di era digital. Mulai dari perubahan perilaku audiens hingga pentingnya penegakan regulasi penyiaran untuk menjaga kualitas informasi di tengah arus media yang semakin kompleks.
Ia juga mengajak mahasiswa untuk memahami etika komunikasi sebagai landasan penting dalam praktik penyiaran profesional.
Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari para peserta. Selain menambah wawasan, mahasiswa juga aktif berinteraksi dengan narasumber, mengajukan pertanyaan seputar penerapan regulasi penyiaran di era konvergensi.
Dengan terlaksananya diskusi ini, Prodi Ilmu Komunikasi terus berkomitmen untuk menghubungkan teori akademik dengan praktik lapangan, guna mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di industri komunikasi. []

Tinggalkan Komentar Anda