
Wartalampung.id, Bandar Lampung – Rencana Pemerintah Provinsi Lampung melanjutkan kembali pembangunan kota baru, mendapat dukungan dari Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) Lampung.
Sekretaris REI Lampung Fauzan Hasan menyatakan, REI Lampung sangat mendukung langkah pemerintah Provinsi Lampung yang ingin membangun kembali Kota Baru di Kecamatan Bandar Negara dengan konsep kawasan yang bagus dan rapi.
Ia menambahkan, REI berencana membangun beberapa sistem untuk pembangunan perumahan yang akan dijual yakni mewah, sederhana atau setengah yang menengah, dan sangat sederhana sekali.
Menurutnya, rencana tersebut dapat direalisasikan jika pemerintah mempercayakan pembangunan perumahan dan serana pendidikan kepada pihaknya.
Selain itu, kata Fauzan, pihaknya juga akan melengkapi pembangunan dengan sarana dan prasarana untuk pendidikan dan juga fasilitas-fasilitas penunjang lainya, seperti fasilitas kesehatan.
REI Lampung, kata Fauzan, berkomitmen menyelesaikan apa saja yang menjadi target Pemprov Lampung untuk membangun kawasan perumahan dan pendidikan jika pemerintah dapat menyelesaikan persoalan tanah dari hak pakai untuk jadi hak guna usaha (HGU).
“Ini juga perlu penyelarasan atau membuat tim atau perda yang ada di Pergub lagi untuk sama-sama hearing di DPRD Provinsi Lampung untuk mengegolkan rencana ini,” ucapnya.
Ia menambahkan, pembangunan tersebut diperkirakan sebanyak 35 persen dari total 360 hektare luas lahan kota baru.
“Kami bersama Pemprov Lampung akan membuat tim membentuk site plan-nya di mana titik-titik yang akan dibangun pusat perekonomian dan pusat perumahan. Kami lihat, dari 360 hektare itu, kira-kira 35 persen akan kami bangun perumahan ASN.”
REI juga, tambah dia, akan melibatkan tim dan akan juga melibatkan pengusaha-pengusaha besar dari ibu kota. Selama ini REI juga berkonsentrasi di perumahan-perumahan komersial besar seperti BSD.
Rencana besarnya, pihaknya akan membangun peradaban perekonomian baru yang terencana seperti BSD (Bumi Serpong Damai).
“Insya Allah juga akan membangun peradaban perekonomian baru nanti di sana seperti BSD. Masyarakat yang ada di kota baru ini tidak keluar lagi mencari makan, tidak keluar lagi masalah pendidikan, tidak keluar lagi masalah kesehatan, sudah ter-cover semua di Kota Baru.” [Sugiono]

Tinggalkan Komentar Anda