Parade Kostum Nusantara Berbahan Bekas PKKMB Universitas Teknokrat Indonesia Wujud Green Campus

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Penutupan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2024/2025 Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) dilakukan Wakil Rektor Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, Jumat 20/9/2024.
Mahathir berharap mahasiswa baru ini bisa menyelesaikan kuliahnya dengan baik. Sebab, orangtua mereka penuh harapan mendidik di Universitas Teknokrat Indonesia.
Tidak hanya itu, kata dia, nantinya menjadi mahasiswa yang berakhlak mulia, berkarakter, dan juga berprestasi.
Ia menekankan, ketika menjadi mahasiswa tentunya juga bisa lulus sesuai tenggat, mendapatkan pekerjaan yang baik pascalulus, dan mendapatkan penghasilan. Usai itu, giliran anak membantu orangtuanya.
“Bantu orangtua seperti mengumrahkan ataupun membantu adik-adiknya untuk melanjutkan sekolah dan sebagainya. Jadi kami sangat mendorong mahasiswa baru ini untuk berprestasi,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi atas kreativitas yang ditampilkan pada saat parade kostum. Parade pertama merupakan kostum daun ulang dari plastik plastik dan kertas.
Tentunya ini, kata Mahatir, untuk menumbuhkan kreativitas, karena sekarang generasi Z ini harus didorong kreativitasnya.
Menurutnya, siapa pun yang bisa menguasai kreativitas, dia akan bisa menang dalam kompetisi, baik itu ketika mahasiswa dan juga nanti ketika lulus di dunia kerja dan masyarakat.
“Kami mendorong kreativitas mereka dan juga untuk bisa bagaimana sampah-sampah daun ulang yang tidak terpakai bisa dimodifikasi menjadi pakaian yang unik, bagus, asyik, dan juga yang pasti untuk mengasah kreativitas, dan wujud dari Green Campus,” terangnya.
Kemudian yang kedua, kata Mahatir, juga ada Parade Nusantara, supaya kita lebih cinta terhadap tanah air.
Meski telah menguasai budaya asing seperti budaya barat ataupun Korea ataupun Jepang dan sebagainya, jangan melupakan budaya Indonesia yang sebenarnya jauh lebih kreatif dengan berbagai macam provinsi.
“Kita harus ikut mengampanyekan kultur kita di Indonesia.” [Sugiono]

Tinggalkan Komentar Anda