Ratno. | Abednego Stefanus

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pasar Pasir Gintung yang diresmikan kemarin oleh Presiden Joko Widodo menghadapi tantangan dari beberapa pedagang ikan yang melaporkan penurunan penjualan.
Meskipun pasar baru ini diharapkan membawa perubahan positif bagi perdagangan lokal, kenyataan di lapangan menunjukkan tantangan yang harus segera diatasi.
Hal tersebut diungkapkan Ratno (43), pedagang ikan. Ratno mengatakan, omzet penjualannya turun hampir 30% dibandingkan dengan hari biasa.
“Omzet penjualan hari ini menurun drastis 30% dari biasanya. Mungkin karena beberapa pedagang di Pasar Bawah masih ada yang berjualan dan pengunjung lebih memilih belanja di sana,” katanya.
Ratno mengharapkan agar Pemkot Bandar Lampung menertibkan pedagang yang berjualan di luar pasar.
“Saya berharap pengelolaan Pasar Pasir Gintung ini semakin membaik, terutama dalam menertibkan pedagang yang berjualan di luar area pasar,” katanya.
“Saya minta ada penertiban pedagang yang berjualan di luar, karena kalau dibiarkan begini saja pasar yang sudah bagus ini bisa tetap sepi pembelinya,” terusnya.
Ratno dan para pedagang lainnya berharap untuk pedagang yang masih berjualan di Pasar Bawah bisa pindah ke Pasar Pasir Gintung. [Abednego Stefanus]

Tinggalkan Komentar Anda