Abdul Hakim berfoto bersama di proyek percontohan smart village di Desa Cintamulya, Candipuro, Lampung Selatan. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Candipuro – Anggota DPD RI daerah pemilihan Lampung Abdul Hakim mendukung penuh Desa Cintamulya menjadi smart village atau desa cerdas.
Selain tata laksana pemerintahan yang sudah berbasis teknologi informasi, pertanian di desa ini juga didorong makin berkembang dan meluas menjadi wisata edukasi dan wisata agrikultur.
Hal itu tersaji pada dialog dan serap aspirasi Abdul Hakim di Balai Desa Cintamulya, Ahad, 14 Februari 2021.
Sekretaris Desa Muhammad Taba menjelaskan, di setiap pekarangan warga sekarang didorong untuk ditanami beragam tanaman yang bermanfaat. Setiap warga, kata dia, didorong memanfaatkan pekarangan untuk menanam tumbuhan yang bermanfaat, misalnya seledri, bumbu dapur, dan sebagainya.
Selain itu, ini juga bisa menjadi wadah belajar anak-anak tentang pertanian. “Jangan sampai anak-anak petani malah tidak tahu pertanian,” kata Taba.
Abdul Hakim juga berkesempatan mengunjungi beberapa rumah yang sudah berhasil membudidayakan tanaman di pekarangan. Abdul Hakim sangat terkesan dengan model tanaman di pekarangan.
Selain menambah nilai ekonomi keluarga juga bisa menjadi medium belajar anak-anak di desa ini mengenal pertanian dari dekat.
Abdul Hakim juga diminta warga membantu memberikan akses ke beberapa instansi agar produk dari Desa Cintamulya ini dikenal luas.
“Saya siap menjadi fasilitatornya. Kami ingin potensi di Desa Cintamulya ini makin berkembang. Ini akan menjadi daya tarik bagi pemuda desa ini untuk berkiprah dan memajukan Cintamulya,” kata Abdul Hakim.
Desa Cintamulya sendiri menjadi proyek percontohan desa cerdas di Indonesia. Yang utama dari program ini adalah pelayanan publik kepada warga berbasis teknologi informasi atau smart government. []
