Setia Rini. | Dokumentasi

Oleh: Setia Rini, Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung
Menguasai banyak kosakata adalah salah satu hal yang wajib dikuasai oleh siapa pun yang belajar bahasa asing. Jika kita memiliki banyak kosakata, tentu akan sangat memudahkan kita dalam mempraktikkan bahasa tersebut, termasuk ketika mempelajari bahasa Prancis.
Namun, jika saat ini kita menguasai dengan baik bahasa Inggris, dan kita memiliki banyak kosakata bahasa Inggris, ini sangat menguntungkan. Ya betul, orang-orang yang menguasai banyak sekali kosakata dalam bahasa Inggris akan lebih mudah juga untuk memiliki kosakata-kosakata dalam bahasa Prancis.
Hal ini dikarenakan, memang banyak sekali kosakata bahasa Prancis yang diserap dari bahasa Inggris. Kalaupun ada perbedaan di antara kedua kosakata dari bahasa tersebut adalah pada pengucapannya maupun penulisannya.
Bahasa Prancis memiliki genre maskulin dan feminin untuk kata bendanya.
Misalnya television [televisien] dalam bahasa Inggris dan télévision [televiziong]. Atau juga kosakata buah-buahan yang banyak sekali kesamaan dengan bahasa Inggris misalnya jeruk. Dalam bahasa Inggris maupun Prancis jeruk disebut dengan orange, namun jika bahasa Inggris dibaca [orenz] maka dalam bahasa Prancis dibaca [orongz].
Dari persamaan-persamaan itulah, tentu saja sebelum kita belajar bahasa Prancis lebih dalam, kita telah menguasai terlebih dahulu banyak sekali kosakata karena sebelumnya kita sudah menguasai bahasa Inggris.
Jadi, bukan bahasa Inggris menjadi hambatan untuk belajar bahasa Prancis ya, tetapi justru kita diuntungkan dengan kita menguasai bahasa Inggris. Selain itu, kosakata memang sangat penting dikuasai, apalagi dengan memahami konteks penggunaannya.
Misalnya dalam bahasa Indonesia kita tahu kata masker, di mana masker bisa saja maknanya masker sebagai alat penutup hidung untuk melindungi dari debu atau karena sedang sakit. Dan makna lainnya masker bisa juga sebagai skincare yang dioleskan di wajah agar wajah bersih dan sehat.
Dalam bahasa asing pun juga tentu saja ada banyak kata yang memiliki lebih dari satu makna, termasuk juga dalam bahasa Prancis. Oleh karena itu, sangat penting ketika kita belajar bahasa asing, pahami betul konsep dari bahasa tersebut, baik konsep struktur pembentukan katanya, makna dan konteksnya, dan lain sebagainya.
Memperkaya kosakata bahasa Prancis sebenarnya dapat dilakukan dengan banyak cara, dan sudah pernah juga dituliskan pada opini-opini sebelumnya. Misalnya saja dengan menggunakan berbagai aplikasi seperti Duolingo dan Hunter Spot.
Atau juga memperkaya kosakata dengan berbagai bacaan yang tersedia di internet maupun buku, bahkan juga dari lagu-lagu berbahasa Prancis dan lain sebagainya. Kunci memperkaya kosakata bahasa Prancis sebenarnya terletak pada kreativitas kita sebagai pemelajar bahasa asing.
Artinya, aktivitas apa pun yang dilakukan jika kita rajin untuk membuat tabungan kosakata, maka tidak terasa tabungan kosakata itu akan berjumlah ratusan bahkan ribuan, atau bahkan sampai puluhan ribu atau ratusan ribu. Jadi, tidak hanya uang yang bisa ditabung ya, kosakata pun bisa kita tabung.
Miliki buku khusus untuk catatan kosakata baru yang ditemukanatau versi canggihnya bisa dicatat di smartphone ya. Setiap kali kita menemukan kosakata baru, jangan lupa tulis atau masukkan ke tabungan tadi (buku catatan).
Setelah itu jangan malas untuk mencari saudara-saudaranya di kamus (lebih disarankan kamus cetak supertebal yang versi Farida Soemargono ya). Maksudnya misalnya kita temukan kata kerja enseigner, cari di kamus saudara-saudaranya dan keluarganya juga sahabat-sahabatnya.
Dari kata enseigner maka akan kita kuasai kosakata lain di antaranya enseignant(e) (n.m./f.), enseignement (n.m).
Kata lainnya misalnya dari verba colorer atau colorier, akan ditemukan kosakata yang mengiringi seperti couleur (n.f), coloriage (n.f). Ini hanya contoh sederhana dari kosakata yang biasa ditemukan sehari-hari ketika belajar bahasa Prancis.
Cara lainnya adalah kita harus menjadi orang yang berjiwa ingin tahu tingkat tinggi atau bahasa anak muda sekarang disebut kepo. Tidak ada salahnya menjadi kepo kalau untuk belajar bahasa asing ya.
Misalnya ketika menemukan kata-kata baru cari penggunaannya dalam berbagai konteks, cari tahu bagaimana arti kata tersebut pada konteks A bisa bermakna ini sedangkan pada konteks lain bisa bermakna itu.
Contohnya saja, ketika kita bermain game Hunter Spot, kita temukan kata baru dalam bahasa Prancis yaitu nid [ni] yang artinya sarang.
Apakah semua sarang hewan disebut nid? Ternyata iya ketika dicari di internet kita dapat mengatakan nid de … yang artinya sarang … misalnya sarang lebah, sarang burung, sarang laba-laba, atau juga sarang ayam.
Tapi tahukah, bahwa istilah sarang ayam atauyang dalam bahasa Prancis dikenal dengan nid de poule dalam konteks lain maknanya adalah lubang (lubang yang biasa ditemukan di jalan-jalan yang rusak).
Hal ini dikarenakan lubang-lubang tersebut seperti sarang ayam untuk bertelur atau mengerami telurnya, sehingga disebut nid de poule. Menarik bukan?
Ada banyak sekali cara untuk meningkatkan kosakata bahasa Prancis kita setiap harinya. Dan cara-cara itu sangat menyenangkan.
Cara lainnya lagi yang tidak kalah menariknya adalah selalu mencari tahu bahasa Prancis dari apa pun yang kita lihat dalam aktivitas sehari-hari, di mana pun dan kapan pun.
Misalnya, kita sedang memegang sebuah kardus kertas HVS dengan merek tertentu. Lalu kita temukan ada gambar bunglon pada kardus itu.
Apa ya bahasa Prancisnya bunglon? Ternyata bahasa Prancisnya bunglon sangat mirip dengan bahasa Inggris. Jika dalam bahasa Inggris bunglon disebut chameleon [kamilien] sedangkan dalam bahasa Prancis disebut caméléon[kaméléyong].
Atau ketika di jalan kita menemukan angka-angka, coba angkat-angka itu disebutkan atau dituliskan dalam bahasa Prancis. Sangat menarik sekali, dan tanpa sadar tabungan kosakata kita bertambah setiap harinya. Selamat mencoba. []

Tinggalkan Komentar Anda