Berita Foto Nusantara

Dampingi Pj Gubernur Samsudin Terima Abdul Hakim, Kadis Pendidikan Sulpakar Jelaskan Temuan Penting PPDB

Dampingi Pj Gubernur Samsudin Terima Abdul Hakim, Kadis Pendidikan Sulpakar Jelaskan Temuan Penting PPDB

Audiensi Abdul Hakim (depan kanan) dengan Pj Gubernur Lampung Samsudin (depan kiri). | Sugiono

Audiensi Abdul Hakim (depan kanan) dengan Pj Gubernur Lampung Samsudin (depan kiri). | Sugiono

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Sulpakar mengatakan, penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini di Lampung lancar.

Kata Sulpakar, penyelenggarakan PPDB tingkat SMK dan SMA sudah diadakan pada 19 Juni 2024 dan pengumuman dilakukan pada 29 Juni 2024.

“Masa orientasi pengenalan lingkungan juga ditutup secara simbolis di Way Kanan,” ujarnya hari ini di ruang utama Kantor Gubernur saat mendampingi Pj Gubernur Lampung Samsudin menerima angota DPD Abdul Hakim.

Ia mengatakan, Ombudsman melaporkan tidak ada masalah yang mendasar terkait dengan PPDB. Hanya ada laporan masyarakat soal sistem.

“Bahkan hari ini siswa sudah melaksanakan kegiatan di kelas,” kata Sulpakar.

Ia juga menyebutkan, permasalahan pada saat PPDB terdapat orang tua yang memindahkan data kependudukan anaknya ke sanak saudara atau masyarakat di sekolah terdekat.

Hal tersebut dilakukan jauh sebelum pendaftaran masuk sekolah. Maka itu, ketika verifikasi faktual disinkronkan ke Disduk Capil, akhirnya bermasalah dan tidak memenuhi persyaratan.

“Mulai tahun ini, jika memindahkan data kependudukan anak, nama yang tertera dalam KK itu pindah semua,” ujarnya.

Bahkan, di beberapa sekolah, kata dia, ada calon siswa yang mendaftar lewat jalur prestasi tetapi melampirkan sertifikat dan medali palsu.

“Ini harus diwaspadai pihak terkait. Tidak kecuali di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), maka perlu ditambahkan barcode atau lainnya,” kata dia.

Ia menambahkan, juga terdapat oknum orang tua yang mengubah nilai rapor.

“Nilai yang diunggah di aplikasi PPDB, tidak sama dengan yang dikeluarkan sekolah asal.”

Hanya saja, kata dia, ada beberapa kecamatan, antara lain Kedamaian, Kedaton, dan Sukabumi yang tidak ada fasilitas sekolah sehingga menjadi masalah.

Dia juga menyebutkan terdapat desakan dari berbagai pihak yang memaksakan agar anak mereka dapat diterima di sekolah yang diinginkan.

“Ini yang menyulitkan sehingga kami harus menjelaskan,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Komite III DPD RI asal Lampung, Abdul Hakim, beraudiensi dengan Penjabat Gubernur Lampung Samsudin terkait dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Selain itu, keduanya membahas persiapan Lampung menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Sumut dan Aceh. Audiensi diadakan, Kamis, 18/7/2024, di Ruang Utama Kantor Gubernur Lampung. [Sugiono]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda