Pj Gubernur Lampung Samsudin (kiri) dan Abdul Hakim (kanan). | Sugiono

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Wakil Ketua Komite III DPD RI asal Lampung, Abdul Hakim, beraudiensi dengan Penjabat Gubernur Lampung Samsudin terkait dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB).
Selain itu, keduanya membahas persiapan Lampung menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI di Sumut dan Aceh. Audiensi diadakan, Kamis, 18/7/2024, di Ruang Utama Kantor Gubernur Lampung.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hakim menyampaikan, jika pada PPDB terdapat sejumlah persoalan terutama sistem zonasi.
Ia mengatakan, kebijakan penerimaan siswa melalui sistem zonasi pada tahun sebelumnya telah terjadi masalah dan menjadi perdebatan. Demikian juga terjadi pada tahun ini.
Hakim menambahkan, pada PPDB, dirinya berkeliling ke beberapa sekolah di sejumlah kabupaten guna memastikan langsung jalannya proses pengenalan lingkungan dan proses pendidikan berjalan dengan baik.
Ia menjelaskan, jika dilihat indeks pembangunan manusia (IPM), Lampung terus meningkat. Akan tetapi, capaiannya di bawah rata-rata nasional 0,74, sementara Provinsi Lampung hanya 0,72.
Menurut dia, jika dibandingkan negara lain, dengan IPM yang menjadi tolok ukur seharusnya bangsa ini mengejar ketertinggalan untuk meningkatkan mutu pendidikan masyarakat, baik kualitas maupun kuantitasnya.
Ia menambahkan, cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa dengan anggaran sebesar 20 persen dari APBN, kata dia, seharusnya memadai. Sebab, angka tersebut sudah diperhitungkan dan melalui perdebatan.
Walakin, tidak akan berjalan efektif jika tidak dikawal dan dicari kendalanya serta solusinya.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Lampung Samsudin mengatakan, program yang dilaksanakan pemerintah Lampung jika dilihat dari dalam terlihat sempurna, tetapi berbeda jika dilihat dari luar.
Maka itu, kata dia, Pemprov Lampung mempersilakan DPD RI melihat langsung secara komprehensif untuk mengoreksi agar dapat diperbaiki dan dicarikan solusinya.
Tujuannya, agar program yang dikerjakan Pemprov Lampung dapat berjalan dengan baik, lebih berkembang, produktif, sehingga terjadi lompatan yang baik bagi masyarakat Lampung. [Sugiono]

Tinggalkan Komentar Anda