Berita Foto Hiburan

Lembah Hijau Ramai Akhir Pekan Libur Sekolah, Pengunjung Dilarang Beri Makan Satwa

Lembah Hijau Ramai Akhir Pekan Libur Sekolah, Pengunjung Dilarang Beri Makan Satwa

Pengunjung Lembah Hijau. | Abednego Stefanus

Pengunjung Lembah Hijau. | Abednego Stefanus

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Taman Wisata dan Satwa Lembah Hijau Bandar Lampung kembali dipenuhi pengunjung pada akhir pekan, Ahad, 14/7/2024.

Biasanya sebelum mengakhiri liburan sekolah di akhir pekan, beberapa orang banyak mengunjungi tempat wisata.

Lembah Hijau beralamat di Jalan Raden Imba Kusuma Ratu 21, Sukadanaham, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Manajer Marketing Lembah Hijau, Yudi Indra Irawan, mengatakan, pengunjung rata-rata didominasi dari luar Lampung seperti Palembang dan sekitarnya, terutama wisatawan keluarga.

“Kalau di hari libur seperti ini biasanya pengunjung lebih ramai dibanding hari biasa, bahkan di hari ini diperkirakan ada ribuan orang, dan ada pengunjung juga yang datang dari luar Lampung,” katanya.

Yudi Indra Wirawan juga menegaskan, pengunjung dilarang keras memberi makan ke satwa yang ada di Lembah hijau.

“Biasanya hewan-hewan di sini beberapa kali dilempari batu dan pernah juga ada kejadian seekor pelikan dilempar botol minuman plastik dan dimakan. Untung bisa segera ditindaklanjuti dan diobati,” ucapnya.

Dia juga ingin beberapa peraturan pun semakin diperketat. Sebab, banyak kejadian yang tidak diinginkan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kami berharap dan mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap mengikuti protokol yang sudah ditetapkan demi keamanan dan kebaikan satwa yang ada di Lembah Hijau,” katanya.

Salah seorang pengunjung, Andro, mengatakan, pengunjung yang hadir di sini cukup ramai dan aturan pun juga diperketat.

“Yang pastinya saya bersama keluarga hampir setiap libur panjang selalu berkunjung ke Lembah Hijau. Destinasi yang ada di sini dapat menambah wawasan anak-anak tentang satwa dan mencintai alam,” ujarnya.

Andro menjelaskan, satwa yang ada di Lembah Hijau ini sangat lengkap dan terlihat sehat.

“Saya sangat menyukai berbagai binatang yang ada di sini. Ada juga satwa yang dilindungi seperti gajah sumatera, harimau, dan beruang. Anak saya sendiri sangat suka dengan keindahan burung cendrawasih karena ekor dan sayapnya,” tutupnya. [Abednego Stefanus]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda