Ilustrasi mati lampu. | Dok

Wartalampung.id, Abung Semuli – Warga Abung Semuli, Lampung Utara, berharap PLN tidak pemberi harapan palsu atau PHP soal mati lampu (tilam).
Ika, warga sekitar, kepada wartalampung.id, hari ini, mengatakan, rumahnya dan rumah sekitar lainnya di Abung Semuli masih sering mati.
Padahal, PLN di banyak media massa dan media sosial sudah mengklaim bahwa listrik aman usai pemadaman total se-Sumbagsel beberapa hari lalu.
Ika bilang, kalau memang daerahnya belum sepenuhnya bisa nyala setiap hari, mestinya PLN bisa segera menginformasikan.
“Jangan bikin jengkel warga, kami kesal kalau di-PHP terus,” kata dia kepada wartalampung.id lewat pesan tertulis hari ini.’
“Tapi kalau situasi seperti ini, informasinya malah bikin pelanggan kesal. Bilangnya aman, ini mati lampu terus,” kata dia.
Ika berujar, mati listrik atau mati lampu (tilam) ini menyusahkan warga dalam beraktivitas. Sebab, listrik adalah kebutuhan vital masyarakat yang dibayar warga setiap bulan sesuai dengan pemakaian.
“Tolonglah PLN ini kasih informasi yang valid. Kalau memang belum stabil, ya sampaikan saja. Jadi warga bisa siap. Jangan sampai bilangnya sudah seratus persen aman, tapi kami masih mati lampu,” tutup Ika.
Usai listrik mengalir jam lima sore, malam ini sekitar jam tujuh malam, di daerah Abung Semuli, listrik padam lagi. []

Tinggalkan Komentar Anda