Berita Foto Hiburan

Muli Tanggamus 2024 Nabila Razelia, Tambah Wawasan & Teman Pengalaman Mengesankan

Muli Tanggamus 2024 Nabila Razelia, Tambah Wawasan & Teman Pengalaman Mengesankan

Nabila Razelia. | Dokumentasi

Nabila Razelia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Tahun ini Tanggamus diwakili Nabila Razelia pada ajang pemilihan Muli-Mekhanai Provinsi Lampung. Perhelatan akbar itu sudah usai beberapa pekan lalu.

Namun, ingatan terhadap semua pengalaman selama mewakili Tanggamus dalam ajang tingkat provinsi itu masih melekat dalam ingatan Nabila. Ia bercerita beberapa hal kepada wartalampung.id.

Nabila mengatakan, keikutsertaannya dalam ajang Muli-Mekhanai baik tingkat kabupaten maupun provinsi tahun ini memang berkesan sekali. Ada perjalanan lumayan panjang yang sebelumnya ia lalui sampai ke titik ini.

Nabila bercerita, soal kegiatan foto ia memang sudah menyukai sejak lama. Akan tetapi, ikut dalam sebuah kompetisi berbasis pageant dan wawasan luas, baru ia lakukan beberapa tahun terakhir.

Semua bermula dari pemilihan Putri Otonomi Daerah Tanggamus kala Nabila SMA. Lantaran piawai menari, ia sempat mengisi malam grand final-nya.

Itu di tahun 2019. Nabila masih kelas dua SMA kala itu.

Di situlah ia tertarik melihat peserta yang pandai dan menarik dalam unjuk kemampuan serta kemampuan wicara publiknya.

Kesempatan untuk ikutan kompetisi berbasis pageant itu datang pada tahun itu juga pada ajang Pemilihan Muli-Mekhanai Kabupaten Tanggamus.

Sebuah informasi yang ia dapat dari teman sang ibunda yang kemudian membuatnya “terpaksa” mengikuti pemilihan ini.

Nabila mengaku belum ada persiapan maksimal sama sekali. Persiapan memang ada, tapi kepercayaan dirinya belum tumbuh maksimal. Walhasil di perhelatan itu ia belum berhasil.

Barulah pada 2020 kesempatan itu datang lagi lewat ajang Pemilihan Putri Otonomi Daerah. Jika tahun sebelumnya Nabila hanya mengisi acara dengan menari, kali ini ia ikut di dalamnya.

Nabila mewakili kecamatan tempat SMA-nya. Ikut ajang Putri Otonomi Daerah ini memang tidak mewakili pribadi, tetapi mewakili kecamatan.

Nabila mewakili Kecamatan Kotaagung Timur. Ia didukung penuh oleh pihak kecamatan.

Persiapan pun dilakukan lebih maksimal. Pendampingan dari kecamatan pun ia terima dengan baik.

Nabila benar-benar niat untuk unjuk kemampuan secara maksimal. Saat tampil, ia unjuk kebolehan dalam durasi dua menit menampilkan tiga kebolehan.

Yang pertama ia menampilkan sagata, kemudian diteruskan dengan memainkan alat musik khas Lampung cetik alias gamolan pekhing, dan menari, plus menyanyi.

Momentum grand final Nabila tampil penuh percaya diri sehingga bisa memikat penilaian juri. Ia pun akhirnya mendapat raihan prestasi tertinggi sebagai Putri Otonomi Daerah Tanggamus Berbakat tahun 2020.

Namun, perjuangan Nabila tahun 2020 saat ia kelas tiga SMA itu bukannya tanpa cerita unik. Ia sampai mesti ikut ujian akhir sekolah susulan. Musababnya, kegiatan karantina dan ujian akhir sekolah waktunya bersamaan.

Nabila tentu senang karena merasa yakin dengan kemampuannya sendiri. Ia juga mengasah talentanya dengan sangat baik.

Tahun ini ajang Pemilihan Muli-Mekhanai Tanggamus kembali diadakan. Nabila jelas sudah punya pengalaman sebelumnya di ajang Putri Otonomi Daerah.

Kali ini ia memaksimalkan persiapan. Apalagi pesaingnya kini semakin banyak dan lumayan berpengalaman juga. Perihal brain, beauty, behaviour, dan brave pun ia perhatikan dengan baik.

Keyakinan dan ketangkasan dalam unjuk kemampun yang kemudian menjadikannya juara I Muli Tanggamus 2024. Sebuah pencapaian yang adiluhung.

Tapi perjuangan Nabila tak selesai di sana. Sudah menjadi konsekuensi untuknya mewakili Tanggamus dalam ajang yang lebih tinggi, yakni Pemilihan Muli-Mekhanai Lampung 2024.

Posisinya kala itu sedang cuti kuliah dan baru saja bekerja di sebuah rumah sakit di Kotaagung. Beberapa informasi penting kepadanya perihal ajang itu juga sering diterima dadakan.

Misalnya saat sesi foto. Nabila mengaku baru mendapat informasi itu jam lima sore sepulang kerja. Karena besok mesti ada sesi pemotretan di Bandar Lampung, sepulang kerja ia pacu sepeda motor sendirian ke Bandar Lampung.

Bermalam di rumah seorang kenalan, ia bersiap untuk pemotretan.

Ikut ajang tingkat provinsi ini, Nabila sempat muncul ketidakpercayaan diri. Ia melihat kompetitornya sangat bertalenta dan punya kemampuan yang bagus.

Baik dari gaya berfoto, wicara publik, pengetahuan, paras yang ia nilai lebih cantik, dan lainnya.

Namun, pelan-pelan ia mulai hapus bayangan itu. Tekadnya bulat membawa Tanggamus punya nama baik di ajang provinsi.

Maka itu, beberapa sesi seperti wawancara, tes bakat, pemotretan, dan lainnnya ia lalui dengan baik sampai dengan ditetapkan ikut karantina demi malam grand final.

Di sinilah Nabila merasakan pengalaman yang sensasional. Bertemu dengan peserta se-Lampung, bertukar pengalaman, tertawa bersama, latihan bersama, dan lainnya meninggalkan jejak yang bagus baginya.

Khusus selama karantina, Nabila mengatakan itu sangat berkesan. Ia bisa banyak belajar dari peserta lain. Ia juga sempat bungah saat sesi unjuk bakat, ia memperoleh sebagai Muli Fashion Batik Terbaik. Kepercayaan diri yang awalnya surut, kini naik lagi.

Ajang pemilihan tingkat provinsi itu memang Nabila lalui dengan baik. Namun, ia tak mendapat gelar satu pun. Ia sempat membidik untuk Muli Berbakat Lampung 2024.

“Aku lihat memang ada yang lebih baik. Jadi, aku ikhlas tidak bisa menang dalam ajang ini,” ujarnya kepada wartalampung.id lewat percakapan pesan suara.

Akan tetapi, pengalaman selama ikutan ajang itu, benar-benar berkesan baginya.

“Apalagi pas koreografi itu seru banget. Kami belajar bareng, memeragakan gerakan yang enak dilihat dan mesti kompak. Aku enjoy banget pas sesi koreografi itu,” kata dia.

Tetap semangat dan sukses selalu ya, Nabila. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda