Setia Rini

Oleh Setia Rini (Dosen Pendidikan Bahasa Prancis FKIP Universitas Lampung)
Tidak terasa sebentar lagi bulan Ramadan 1445H akan berakhir dalam hitungan hari. Kita semua akan bersukacita untuk menyambut Idulfitri tahun 2024.
Kita sebagai muslim yang tinggal di sebuah negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia tentu sudah sangat biasa setiap tahunnya menyambut Ramadan. Seluruh muslim di Indonesia dari berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke tentu saja sangat bersuka cita menyambut bulan Ramadan tersebut.
Belum lagi nanti ketika bulan Ramadan telah berakhir, kita semua pun juga tidak sabar menyambut hari kemenangan Idulfitri. Jutaan penduduk Indonesia akan melakukan mudik untuk dapat berkumpul dengan sanak saudara di Lebaran.
Lalu bagaimanakah kehidupan muslim di negara Hexagone selama bulan Ramadan? Tentu saja, banyak sekali perbedaan yang mencolok terkait Ramadan di Indonesia dan di Prancis.
Salah satunya adalah perbedaan terkait waktu atau durasi lamanya berpuasa. Sepanjang tahun, kita berpuasa selama kurang lebih 13,5 jam yaitu dari jam 04.30-18.00.
Sedangkan di negara Prancis lebih dari itu. Terlebih ketika musim panas yang waktu siangnya menjadi lebih lama dibandingkan waktu malamnya. Oleh karena itu, durasi waktu berpuasa di Prancis bisa di atas 13,5 jam bahkan sampai 17 jam.
Saya sendiri pernah merasakan berpuasa Ramadan di Prancis ketika pertama kali ke Prancis pada tahun 2012 tepatnya di musim panas yaitu pada Agustus. Waktu itu imsak pukul 05.30 dan waktu berbuka jam 20.30 bahkan sampai 21.30.
Bersyukurlah kita tinggal di Indonesia dengan durasi siang dan malam yang seimbang sepanjang tahun sehingga ibadah puasa Ramadan yang kita lakukan pun tidak terlalu berat.
Selain perbedaan durasi lamanya puasa Ramadan setiap harinya di Indonesia dan Prancis tentu saja hal lainnya yang membedakan adalah terkait pelaksanaan ibadah-ibadah lainnya selama Ramadan seperti salat tarawih dan tadarus.
Tentu kita tidak bisa menemukan dengan mudah seperti di Indonesia, orang-orang Prancis yang beragama Islam melakukan salat tarawih berjamaah apalagi tadarus di masjid. Dilansir dari Institut National de la Statistique et des Études Économiques/INSEE, sepanjang tahun 2019-2020 lebih dari 50% penduduk Prancis tidak menganut agama apapun/tidak memiliki agama/ateis.
Sedangkan agama yang paling banyak dianut adalah Katolik sekitar 29% dan agama Islam setelahnya yaitu sekitar 10%. Meskipun demikian, kita tetap dapat menemukan masjid-masjid di Prancis seperti Grande Mosquée de Paris, Grande Mosquée de Lyon, Grande Mosquée d’Évry, Mosquée Sounna de Besançon, dan lain sebagainya.
Dengan demikian, tentu saja aktivitas beribadah seperti salat tarawih selama Ramadan ada di Prancis, meskipun tentu kondisinya sangat berbeda dengan di Indonesia.
Selain itu, menu kuliner selama Ramadan ternyata juga dapat kita temukan di Prancis. Lagi-lagi dengan catatan bahwa tentu saja kuliner Ramadannya akan sangat berbeda dengan kuliner di negara kita.
Dilansir dari Ramadan 2024 en France: les spécialités culinaires du ftour et où en goûter à Paris – Sortiraparis.com, ada beberapa menu utama yang biasanya selalu ada ketika bulan Ramadan.
Salah satu menu yang paling banyak ditemukan adalah harira atau chorba yaitu sejenis sop yang terdiri dari tomat, sayuran, buncis, bihun, daging kambing dan domba. Sop tersebut merupakan menu yang berasal dari Maroko dan juga Aljazair, Tunisia, dan Libya.
Hal yang sangat menarik ketika kita menilik bagaimana kehidupan dan budaya umat muslim di Prancis bukan?
Terlepas dari bagaimana kehidupan umat muslim di Prancis selama bulan Ramadan, ada hal yang juga tidak kalah penting untuk diketahui terutama bagi pemelajar bahasa Prancis maupun publik yang tertarik belajar bahasa Prancis.
Apakah itu? Kosakata bahasa Prancis yang berkaitan dengan tema Ramadan. Saya rasa hal ini sangat penting untuk diketahui, dipahami dan sebaiknya juga dikuasai oleh siapa pun yang belajar bahasa Prancis.
Namanya belajar bahasa asing, tentu kita dituntut untuk menguasai berbagai bidang kosakata apalagi masih dalam lingkup umum bukan pada satu bidang keilmuan tertentu. Oleh karena itu, ada baiknya para pemelajar bahasa Prancis untuk menguasai berbagai kosakata bahasa Prancis yang kaitannya erat dengan bulan Ramadan.
Untuk kata Ramadan sendiri dalam bahasa Prancis tetap sama yaitu Ramadan, hanya saja pengucapannya menjadi [ramadong]. Sedangkan untuk mengatakan selamat Ramadan dalam bahasa Prancis kita bisa menggunakan bon Ramadan [bong ramadong], joyeux Ramadan [joayeu ramadong], Ramadan moubarak [ramadong mubarak] yang mana paling familiar digunakan adalah yang paling terakhir karena memang serapan dari bahasa Arab.
Atau ketika nanti Idulfitri telah tiba, kita dapat mengucapkan selamat lebaran dalam bahasa Prancis dengan menuliskan atau mengatakan Aïd/Eid Moubarak [eid mubarok] yang mana Aïd/Eid dalam bahasa Prancis bermakna atau merujuk pada kata à la fête [a la fet] yang artinya pesta atau perayaan.
Sedangkan moubarak yang juga dapat dituliskan mubarak bersinonim dengan kata félicitations dalam bahasa Prancis yang berarti selamat.
Berikut ini kumpulan kosakata kata yang sangat erat kaitannya dengan Ramadan yang tentu saja bisa kita manfaatkan untuk menambah referensi bahasa Prancis.
Ramadan – le ramadan
Puasa – le Jeûne (n.m) ; berpuasa – faire le jeûne/jeûner
Orang yang berpuasa – le jeûneur
Bulan suci – le mois sacré
Salat – la prière
Magrib – magreb
Sahur – le suhour/le wat’hour
Imsak – l’imsak (n.m)/entamer le jeûne à l’aube
Berbuka puasa – Iftar/ftour (n.m)/la rupture du jeûne
Malam Lailatul Qadar– la nuit de destin
Doa – la prière/l’invocation (n.f)/doua
Tadarus – la lecture du Coran
Masjid – la mosquée
Zakat – aumône (n.f)/la zakat
Berbagi/bersedekah – le partage
Orang-orang yang membutuhkan – les démunis (n.m.pl)
Menu lebaran – les repas festifs (n.m.pl)
Nabi Muhammad – Prophète Mahomet/Mohamed
Menu berbuka puasa – iftar (n.m)
Kurma – dattes (n.f.pl)
Ibadah – culte (n.m)
Muslim – musulman/musulmane (n.)
Mukmin – les croyants/les pratiquants (n.m.pl)
Bulan puasa – le mois de jeûne
Idulfitri – Aïd el-Fitr (n.m)
Subuh sampai terbenam matahari (waktu berpuasa) – de l’aube/ de lever du soleil au coucher du soleil
Rukun Islam – cinq piliers de l’Islam
Alquran – Coran (n.m)’
Ayat – le verset
Keberkahan/nikmat – le bienfait
Halal – halal (ce qui est permis par la religion)
Sop – la soupe
Salad – la salade
Bakwan – le beignet des légumes
Jus – le jus; jus semangka – le jus de pastèque
Sate – la brochette; sate ayam – brochettes de poulet
Soto – la soupe de poulet
Minuman – la boisson
Makanan – le repas
Selamat Ramadan – Ramadan moubarok/Ramadan karim/bon Ramadan/Ramadan généreux/Ramadan bienfaisant
Selamat berbuka puasa – bonne rupture du jeûne
Selamat lebaran – Aïd moubarak/bon Aïd/ bonne fête de l’ Aïd el-Fitr. []

Tinggalkan Komentar Anda