Berita Foto Ruwajurai Pringsewu

Zaharudin Jadi Kepala SMK Muhammadiyah Pringsewu, Sudarman Pesan Majukan Persyarikatan

Zaharudin Jadi Kepala SMK Muhammadiyah Pringsewu, Sudarman Pesan Majukan Persyarikatan

Sudarman (kanan) bersama kepala SMK Muhammadiyah Pringsewu Zaharudin (kiri). | Dokumentasi

Sudarman (kanan) bersama kepala SMK Muhammadiyah Pringsewu Zaharudin (kiri). | Dokumentasi

Wartalampung.id, Pringsewu – Zaharuddin resmi dilantik sebagai kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Pringsewu, 22 Februari 2024.

Pelantikan ini dilakukan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Muhammadiyah Lampung Sudarman. Hadir dalam pelantikan itu Ketua Majelis Dikdasmen PNF PWM Lampung Muhammad Fuad, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Giarto, dan Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Pringsewu. 

Zaharuddin menyampaikan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di SMK Muh Pringsewu.

“Saya berjanji untuk bekerja keras bersama seluruh elemen sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas bagi para siswa agar dapat meraih prestasi yang gemilang,” ujarnya.

Sebagai seorang yang memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman manajerial yang kuat, Zaharuddin berencana untuk mengimplementasikan berbagai program inovatif yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah.

“Saya percaya bahwa dengan kolaborasi yang baik antara semua pihak, kita dapat mencapai tujuan bersama dalam mencetak generasi yang berkualitas dan siap bersaing di era global,” tambahnya.

Muhammad Fuad menyampaikan, Permendiknas No 28 Tahun 2010, pada pasal 12 ayat 4 disebutkan penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah meliputi 3 aspek.

1. Usaha pengembangan sekolah/ madrasah dilakukan selama menjabat sebagai kepala sekolah/ madrasah.

2. Usaha peningkatan kualitas sekolah/ madrasah berdasarkan 8 standar nasional pendidikan, yakni a) tugas administrasi, b) tugas supervisi, c) tugas memimpin, d) tugas sebagai manajer, e) tugas kewirausahaan, f) tugas sebagai inovator, g) tugas mengembangkan kurikulum, dan h) tugas sebagai penggerak, di bawah kepemimpinan kepala sekolah yang bersangkutan

3. Usaha pengembangan profesionalisme sebagai kepala sekolah/ madrasah.

Kepala sekolah yang ideal memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. jujur dan berintegritas tinggi

2. kompetensi tinggi

3. harapan yang tinggi (high expectation)

4. tingginya kualitas kerja

5. motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan

6. kuatnya komitmen

7. menjadi teladan bagi yang lain

8. kecintaan terhadap profesi

9. mampu berpikir strategis

10. visioner

11. memiliki kode etik

12. memiliki lembaga profesi

13. menjadi agen perubahan.

Sudarman menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang telah dilantik. Ia berharap sekolah ini dapat menjadi unggul dan maju.

“Unggul dan maju dari sisi akademik dan nonakamemik. Maka, kepala sekolah harus terua berpacu dengan berbagai program baik itu dari pemerintah terlebih program persyarikatan,” katanya.

Sekolah sebagai amal usaha Muhammadiyah, bukan saja sebagai tempat untuk mentransfer pengetahuan, melainkan tempat menanamkan nilai-nilai Islam, yaitu nilai akidah, akhlak, ibadah, dan muamalah.

“Sekolah merupakan tempat dakwah amar makruf nahi mungkar. Semua yang berada di sekolah harus bersama-sama membesarkan persyarikatan Muhammadiyah,” pungkas Sudarman. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda