Berita Foto Ruwajurai Lampung Tengah

Mahasiswa KKN Itera Bangun Bank Sampah di Desa Rama Klandungan Lampung Tengah

Mahasiswa KKN Itera Bangun Bank Sampah di Desa Rama Klandungan Lampung Tengah

Kegiatan mahasiswa KKN Itera. | Dokumentasi

Kegiatan mahasiswa KKN Itera. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Seputih Raman – Mahasiswa kuliah kerja nyata pembelajaran pemberdayaan masyarakat Institut Teknologi Sumatera (KKN PPM Itera) di Desa Rama Klandungan, Kecamatan Seputih Raman, Lampung Tengah, yang tergabung dalam kelompok 136 beranggotakan 14 orang melakukan sosialisasi tentang bank sampah beberapa waktu lalu.

Mereka melakukan pemisahan dan pengolahan limbah menjadi sebuah produk dan ekobrick.

Baca Juga: Mengedukasi Tamu Hajatan Nasi-Lauk Dihabiskan, Kurangi Sampah demi Kelestarian Lingkungan

Kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman masyarakat Desa Rama Kelandungan akan pentingnya pengolahan sampah yang tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Ini merupakan bentuk kontribusi mengatasi masalah limbah yang dihasilkan masyarakat.

Sosialisasi dilakukan di balai Desa Rama Klandungan yang turut dihadiri oleh perangkat desa, Ibu-ibu PKK serta masyarakat Desa Rama Klandungan.

Sosialisasi dilakukan di beberapa sekolah yang ada di Desa Rama Klandungan guna membangun kreativitas siswa dalam pengolahan sampah menjadi sebuah produk yang berkualitas dan bernilai.

Program ini bermula dari survei yang dilakukan di desa setempat. Kelompok 136 menyadari, Desa Rama Kelandungan belum memiliki sistem pengolahan sampah yang cukup memadai.

Sebagian besar masyarakatnya melakukan pembakaran sampah yang menyebabkan terjadinya pencemaran udara. Untuk mengatasinya, tim KKN PPM Itera Kelompok 136 memutuskan membuat sebuah bank sampah.

Akan ada pemilahan sampah seperti sampah organik, nonorganik, dan campuran. Kemudian hasil pemilahan sampah tersebut akan dilakukan pengolahan sampah menjadi sebuah produk seperti pupuk cair organik (MOL), pestisida organik (daun bawang merah dan putih), briket sekam padi serta hasil ekobrik seperti kursi, meja pot bunga, dan lainnya.

Dalam kurun 30 hari, KKN PPM Itera Kelompok 136 melakukan pembuatan bank sampah dan pemilahan sampah organik-anorganik.

Limbah organik kemudian diolah menjadi pupuk organik cair melalui proses fermentasi yang terkontrol. Sementara itu, limbah anorganik khususnya sampah botol plastik diproses menjadi sebuah ekobrik.

Hasil dari program kerja tim kelompok 136 ini tidak hanya memberikan solusi terhadap permasalahan limbah, tetapi juga menawarkan manfaat untuk lingkungan dan ekonomi. 

Melalui program kerja yang telah dilakukan dapat menginspirasi untuk masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan dan kesejahteraan lingkungan bersama. []

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda