Mahasiswa KKN Itera berkegiatan di Desa Selorejo, Batanghari, Lamtim. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Batanghari – Mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) ke-12 Institut Teknologi Sumatera (Itera) kelompok 153 di Desa Selorejo, Kecamatan Batanghari, Lampung Timur, mengadakan dan mengajak masyarakat dalam pemberdayaan tanaman obat keluarga (toga).
Program kegiatan pemberdayaan toga didukung penuh oleh masyarakat terutama oleh kelompok ibu PKK. Endang, pegiat PKK, menilai, program yang diadakan mahasiswa KKN Itera berjalan lancar dan disambut baik masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Endang dalam kegiatan sosialisasi hasil program kerja yang diadakan di rumah warga, 20 Januari 2024.
“Pemanfaatan toga memberikan inovasi baru dan ide pembuatan jeli jahe yang tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan,” katanya.
Tim KKN beranggotakan Shinta Rachel Nababan, Diana Rahmawati, Salsabila Zahra ‘Alhesta, Falensia Lupita Agnes, Wahdaniatul Munawaroh, Perdi Muhammad Excel, Sulis Setia Wati, Hikmal Darma Taruna, Fitri Adelia, Robby Ramadhan, Agung Fadhilah, Tias Asma Salsabila, Bevan Pramudito Widiantoro, dan Afifah Syaharani.
Tim ini memiliki beberapa program kerja (program pokok dan program tambahan) yang telah dijalankan mahasiswa KKN kelompok 153 di antaranya mem-branding Desa Selorejo, sosialisasi serta upaya pembudidayaan toga, pembuatan rumah burung hantu (rubuha) untuk mengatasi hama tikus.
Sosialisasi serta upaya pembudidayaan toga dilakukan dengan mengenalkan berbagai manfaat dan kandungan yang belum diketahui oleh masyarakat sehingga dapat menambah pengetahuan.
Selain itu dilakukan juga penanaman bibit tanaman toga di perkarangan salah satu rumah warga desa selorejo.
Peserta KKN Itera juga mengenalkan pengaplikasian langsung tanaman obat keluarga menjadi suatu produk yang memiliki nilai jual. Produk tersebut berupa jeli jahe yang sudah dikemas dan diberi logo lokal desa setempat. []

Tinggalkan Komentar Anda