Berita Foto Bisnis

Sekolah Daring, Penjual Seragam Garing

Sekolah Daring, Penjual Seragam Garing

Toko Maju yang menjual seragam sekolah merasakan dampak belajar daring. | Muhammad Indra Nur Ikhsan

Toko Maju yang menjual seragam sekolah merasakan dampak belajar daring. | Muhammad Indra Nur Ikhsan

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Pedagang pakaian sekolah di Bandar Lampung mengeluh. Pasalnya, sekolah daring terus diperpanjang karena pandemi yang tidak kunjung usai. Ini menyebabkan omzet penjualan seragam sekolah jadi garing.

Salah satu toko pakaian anak sekolah di Bandar Lampung, toko Maju Afifah terkena dampak dari sekolah daring.

Wartalampung.id menyambangi cabang toko Maju Afifah di basement Ramayana blok A pada Senin, 25 Januari 2021.

Yeni, pelayan toko Maju Afifah mengatakan penjualan pakaian sekolah turun drastis selama diberlakukannya sekolah dari rumah. Pernah dalam sehari tak satu potong seragam pun terjual.

Penjualan sempat kembali naik saat isu sekolah akan diadakan offline kembali. Namun sekolah daring diperpanjang hingga 4 April 2021 melalui Surat Edaran (SE) dari Pemkot Bandar Lampung. Alhasil, ini membuat persentase penjualan turun kembali.

Ia mengatakan pihak Maju Afifah kebingungan untuk mengatasi ini semua dan berharap semoga pandemi segera berakhir. [Muhammad Indra Nur Ikhsan]

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda