Tim film pendek SMAIT Baitul Muslim Lamtim. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – “Guyub Adalah Kita”, film pendek dokumenter karya siswa SMAIT Baitul Muslim, berhasil meraih juara II dalam Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) Tingkat Provinsi Lampung di Hotel Emersia Lampung, Selasa (28/11/2023).
KFPI adalah lomba yang diselenggarakan Kementerian Agama guna mengembangkan, melestarikan, dan menggali potensi generasi muda dalam berkreativitas dengan memanfaatkan teknologi serta meningkatkan rasa cinta dan bangga bagi generasi muda akan seni budaya Islam.
Pada tahun ini mengambil tema “Budaya, Agama dan Kerukunan Antarbangsa”.
Film “Guyub Adalah Kita” merupakan satu-satunya karya sinias pelajar yang menjadi juara. Adapun yang lainnya merupakan peserta dari mandiri dan sinias senior Lampung.
Film ini menceritakan Desa Sidorejo, Lampung Timur, yang merupakan salah satu objek pusat kerukunan, dan juga Desa Pancasila, Kabupaten Lampung Timur.
Pihak sekolah mengklaim, inspirasi akan muncul dari lingkungan yang guyub serta saling menjaga keharmonisan antaragama, budaya, dan suku.
Terlebih di tahun politik ini, rawan terhadap perpecahan antarkelompok dan suku. Penganugerahan disaksikan Kepala Kanwil Kemenag Lampung Puji Raharjo dan juga juri yang terdiri dari Kementerian Agama RI, Kanwil Kemenag Lampung, seniman, budayawan, influencer, penyiar agama Islam, ahli IT dan penggiat perfilman.
Adapun dalam penganugerahan, Mumtaz Multimedia Production (Tim Film SMAIT Baitul Muslim) sebagai juara II diwakili oleh Kepala Kemenag Kabupaten Lampung Timur, Indrajaya.
Kemenag Kabupaten Lampung Timur yang diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam, Ahmad Tsauban menyampaikan apresiasi kepada tim film SMAIT Baitul Muslim.
Ia juga berharap prestasi ini mampu menular kepada sinias muda Lampung Timur.
“Kemenag Lampung Timur mengapresiasi film dan prestasi SMAIT Baitul Muslim ini,” katanya. []

Tinggalkan Komentar Anda