Berita Foto Ruwajurai Lampung Selatan

Ajakan Dosen Bikin Anca Lulusan D3 Perpustakaan Unila Kelola Baca di Bataranila

Ajakan Dosen Bikin Anca Lulusan D3 Perpustakaan Unila Kelola Baca di Bataranila

Pengelola Perpustakaan Baca di Bataranila. Anca (tengah). | Dokumentasi

Pengelola Perpustakaan Baca di Bataranila. Anca (tengah). | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Baca Di Bataranila, sebuah perpustakaan yang terletak di Hajimena, Lampung Selatan, dengan koleksi sastra yang kaya dan beragam, dijaga dengan penuh dedikasi oleh seorang penjaga berbakat bernama Dwi Ariyansyah.

Dwi Ariyansyah atau biasa disapa Anca merupakan lulusan D3 Perpustakaan di Universitas Lampung. Ia memulai menekuni pekerjaannya sebagai pengelola konten dan program di Baca Di Bataranila sejak resmi berdiri pada 16 Juni 2023. Kepedulian dan cintanya pada dunia sastra membuatnya memilih profesi ini.

Tugas utama Anca adalah mengelola konten Instagram untuk menyebarluaskan informasi terkait Baca Di Bataranila juga memikirkan program yang bisa meningkatkan pengunjung di Baca Di Bataranila.

Salah satu programnya yang masih berjalan hingga sekarang adalah ”Ngopila” Ngopi di Bataranila yang biasanya mendatangkan tamu-tamu inspiratif.

Hal awal yang membuat Anca tertarik untuk menjadi pengelola di tempat tersebut adalah karena latar belakangnya sebagai lulusan D3 Perpustakaan di Unila. Salah satu dosennya, yaitu Purwanto Putra, mengajaknya untuk mengelola perpustakaan miliknya.

Kemudian Anca mengajak kedua temannya, Rama dan Dimas, untuk membantunya dalam mengelola Perpustakaan Baca Di Bataranila hingga menjadi seperti sekarang.

Anca mengungkapkan harapannya untuk melihat Baca Di Bataranila menjadi tempat yang membangkitkan minat membaca, memelihara kearifan lokal, dan menghidupkan kembali budaya sastra yang kini semakin dihargai oleh masyarakat Lampung.

Dengan semangat dan dedikasi Anca sebagai pengelola Baca Di Bataranila, perpustakaan ini terus berkembang menjadi tempat yang memikat hati pecinta sastra dan membawa manfaat bagi masyarakat lokal. [Ade Lastiyanto Putra Radiyansyah]

Bagikan :

Tinggalkan Komentar Anda