Materi webinar dosen Itera untuk mahasiswa IAIN Jayapura. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Dosen Institut Teknologi Sumatera (Itera) memberikan pelatihan daring tentang perencanaan karier untuk penerima manfaat Beasiswa SMART Scholarship Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattuhul Muluk Jayapura, hari ini.
Kini, perencanaan karier sangat penting untuk diketahui sejak diri. Perencanaan bukan hanya sekadar cita-cita yang diharapkan namun juga harus direncanakan dengan baik.
Perencanaan yang baik harus didasari pada pemahaman tentang potensi bakat dan minat yang dimiliki oleh setiap orang. Dari situ kemudian memaksimalkan sistem pendukung dari keluarga, lingkungan kampus.
Beasiswa SMART yang mereka dapatkan dari Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia (YBM BRI) Kantor Wilayah Jayapura, menjadi pendukung untuk perencanaan karier..
Ilham Marvie, ketua TIM pengabdian masyarakat, memberikan pelatihan berdasarkan tes bakat online dengan metode ST-30. Seluruh peserta diberikan praktek dalam penyusunan rencana karier berdasarkan tes bakat tersebut dalam meraih cita-citanya baik sebagai akademisi, profesional, pengusaha maupun pekerjaan di bidang sosial.
Salah seorang peserta, Hasan, menunjukkan antusiasme dengan menceritakan rencana kariernya untuk menjadi pengusaha dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang berada di kampung halamannya di Pulau Seram Provinsi Maluku berupa rempah-rempah dan hasil perikanan.
“Setelah mendapat pelatihan ini saya berencana untuk menjadi entrepreneur dengan mempelajari cara mengolah dan mengoptimalkan potensi rempah-rempah serta hasil perikanan tersebut dengan memanfaatkan ilmu yang saya pelajari dari dosen-dosen di kampus,” kata dia.
Peserta lainnya,Tegar, etika ditanya tentang rencana karier apa yang ingin dibuat, mengatakan, pelatihan ini sangat tepat untuk diberikan kepada mahasiswa semester 4.
Ilham Artian, manajer YBM BRI kantor wilayah Jayapura, menambahkan, selanjutnya rencana karier yang dibuat oleh peserta akan dimentoring oleh tim dosen Itera lainnya yaitu Zada Agna Thalita dan Tefur Nur Rohman.
Mahasiswa Teknologi Pangan Itera, Mayang dan Lutfi juga dilibatkan berbagi pengalamannya dalam membuat rencana karier berdasarkan keilmuan teknologi pangan yang sedang mereka jalani saat ini.
Pelatihan ini diharapkan menjadi wujud nyata kontribusi Itera untuk Indonesia khususnya dalam pengembangan SDM pemuda di Jayapura. Demikian rilis. []
