Berita Foto Politik

Pelarangan Rocky Gerung, Abdul Hakim: Kampus Jangan Terjebak Kepentingan Kekuasaan

Pelarangan Rocky Gerung, Abdul Hakim: Kampus Jangan Terjebak Kepentingan Kekuasaan

Abdul Hakim. | Adian Saputra

Abdul Hakim. | Adian Saputra

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Wakil Ketua Komite III DPD RI asal Lampung Abdul Hakim menyesalkan pelarangan tampil kepada Ricky Gerung di kampus Unila sebagai pembicara. Agenda itu akhirnya diadakan di GSG Pahoman. Rocky Gerung hadir dalam acara itu.

Abdul Hakim menilai, semestinya kampus bebas dari kepentingan penguasa. Kehadiran pengamat atau akademisi atau pihak independen mestinya diterima dengan tangan terbuka.

Hakim mengatakan, kebebasan dalam berpikir adalah keniscayaan. Kritik kepada kekuasaan pun, kata dia, adalah hal yang tak mungkin terelakkan di era demokratisasi ini.

Kata Hakim, dibutuhkan keluasan pikiran dan kedewasaan dalam menerima perbedaan.

Justru, ujar alumnus Fakultas Pertanian Unila ini, kampus mesti memberikan ruang kepada mereka untuk menyampaikan pikiran di kampus. Jika pikiran itu dirasa salah, silakan membantahnya juga dengan argumentasi yang kuat.

Hakim ingin Unila tampil sebagai entitas pendidikan yang independen dan tidak terjebak pada faktor kekuasaan.

Kampus, ujar Hakim, seharusnya menjadi tempat yang baik dalam perkembangan ide dan gagasan. Kampus, ujar anggota DPR tiga periode ini, mesti memberikan ruang yang luas untuk pihak yang memiliki keberpihakan kepada rakyat.

Pelarangan ini, kata Hakim, adalah bentuk pengerdilan pikiran dan ketakutan yang tidak beralasan. Hakim ingin ke depan kampus bisa lebih moderat dalam menerima setiap perbedaan dalam ide dan gagasan serta kritik kepada kekuasaan. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda