Assyifa Zahra. | Wayan Yoga Rizki Irawan

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Makanan yang tidak asing lagi bagi lidah masyarakat Indonesia salah satunya adalah pempek.
Assyifa Zahra awalnya belajar dan kursus membuat pempek. Ia lalu memilih berjualan pempek karena di Bandar Lampung pasar pempek lumayan bear.
Assyifa kemudian memutuskan untuk memilih berjualan pempek yang diberi nama Pempek Assyifa.
Pempek ini, kata dia, memiliki keunggulan, yaitu ketika dibekukan satu bulan, citarasanya masih stabil dan enak.
Pempek Assyifa memiliki berbagai jenis, ada lenjer, pistel, kulit, dan telur. Tetapi umumnya, Assyifa lebih memilih menjual pistel.
Assyifa lebih menjual pempeknya dalam bentuk paketan yang berisi 20 biji dibanderol dengan harga Rp50 ribu.
Ia bilang untuk omzet bisa mencapai kisaran Rp5 juta-Rp7 juta dalam sebulan.
Selain itu, untuk membantu pemasaran, Assyifa menggunakan media sosial seperti Instagram @pempek.assyifa.
Untuk tempat berjualan, Assyifa memilih di rumah di Perumahan Griya Abdi Negara (GAN) Blok C5 Nomor 17 Sukabumi, Bandar Lampung. [Wayan Yoga Rizki Irawan]
Editor: @adiansaputra27
