Masjid Nurul Amal di Desa Pemanggilan, Natar. | Galih Rahmatullah

Wartalampung.id, Natar – Taman Pendidikan Alquran (TPA) Masjid Nurul Amal Desa Pemanggilan yang berlokasi di dusun induk sudah berlangsung sejak 2001.
Penggagas utama TPA ini yaitu Aqsa Fasarela (39), marbot masjid sekaligus kepala dusun. Masjid Nurul Amal Pemanggilan ini sering kedatangan mahasiswa KKN yang membantu kegiatan di TPA.
Para mahasiswa KKN itu ada yang dari Universitas Lampung (Unila), Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, dan UGM.
Beberapa mahasiswa melakukan kegiatan seperti berbagi ilmu, gotong royong, ikut mengajar di TPA, dan lainnya.
Banyak acara yang dilakukan oleh jamaah masjid ini. Aqsa mengatakan, untuk hari Minggu atau acara-acara keislaman, anak anak melakukan kegiatan seperti gotong royong bersih-bersih masjid.
Untuk jamaah pria mengadakan acara setiap satu bulan sekali, mulai dari makan-makan, jalan-jalan, dan lainnya.
Kegiatan ini merupakan penyegaran kepada jamaah dan pengurus masjid. Respons dari masyarakat pun sangat positif terkait kegiatan yang dilakukan TPA.
“Kami sangat senang dengan kedatangan mahasiswa KKN. Siapa tahu anak-anak ini mencontoh orang-orang yang bertamu agar mereka ini menjadi orang yang berprestasi dengan mencontoh kakak-kakak mahasiswa,” tambah Imam Al Karim (29), pengajar dan pemegang akun media sosial Masjid Nurul Amal, tadi malam kepada wartalampung.id.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah mahasiswa asal UGM Yogyakarta yang sedang kuliah kerja nyata (KKN) ikut membantu kegiatan di TPA Masjid Nurul Amal. [Galih Rahmatullah]
