Dwi Zulhijah

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Momen mengikuti kompetisi Miss-Mister Lampung tahun ini menjadi pengalaman pertama bagi seorang Dwi Zulhijah. Mahasiswi semester IV Ilmu Hukum Universitas Saburai ini memang belum beruntung mendapat prestasi maksimal.
Namun, kata Dwi, ia mendapatkan banyak pengalaman dari ajang yang ia ikuti. Terutama pengalaman dari kompetitornya alias peserta lain. Ia mengatakan, kebanyakan peserta memang sudah berpengalaman di bidang itu.
Lantaran itulah kebanyakan peserta memang sudah terbiasa berkompetisi. Rata-rata juga sudah sering menjalani sesi foto dengan fotografer atau bahkan menjadi bintang endorse produk tertentu.
Dari situ ia menimba ilmu. Apalagi semasa di karantina ia mendapat banyak bekalan. Tidak sekadar untuk foto dan pageant, tetapi bidang yang lain.
Dwi bercerita, ia juga pernah mengikuti ajang pemilihan Putri Hijabfluencer tahun ini. Namun, juga belum beruntung. Namun, ia mendapat pengalaman berharga.
Dari bertemu para peserta lain, Dwi bisa mengambil pelajaran dan ilmu baru. Bahkan, kepada yang juara, Dwi juga banyak bertanya. Dari situ ia sedikit demi sedikit punya pemahaman soal itu.
Dwi bercerita, ia memang baru dalam dunia ini. Untuk sesi foto dengan fotografer pun, baru di Pemilihan Miss-Mister itu ia dapatkan. Maka itu, ia mengaku punya banyak pekerjaan rumah jika ingin berkembang di bidang ini.
Dwi mengatakan, ke depan juga ia ingin memaksimalkan kesempatan pada ajang lain. Ia belum berhenti untuk mendapatkan pengalaman lain.
Bungsu dari dua bersaudara ini mengatakan, jauh sebelum ikutan event, ia memang menyukai dandan. Bukan sekadar dandan, melainkan mengetahui detail soal itu. Bahkan, lumayan sering me-make up orang lain.
Dwi mengaku ia tipikal orang yang menyukai hal baru. Juga punya keinginan menekuni beberapa bidang yang ia anggap ke depan punya manfaat untuk pengembangan dirinya.
Meski mengaku relatif baru, Dwi pernah punya prestasi membanggakan. Tahun 2022 ia menjadi juara Duta Muslimah Hijab. Kala itu ia hanya mengirim foto. Tidak ada audisi atau karantina sebagaimana kala ia mengikuti ajang Miss-Mister Lampung tahun 2023.
“Waktu hanya kirim foto. Alhamdulillah juara satu. Dapat hadiah uang, sertifikat, dan bingkisan dari sponsor,” ujarnya.
Dwi juga terbilang aktif di kampus. Ia menjadi salah seorang pengurus badan eksekutif mahasiswa (BEM) di Universitas Saburai.
Lazimnya anak muda zaman sekarang, ia juga kerap mengisi waktunya dengan kongko bareng teman di kafe, menonton film di bioskop dan lainnya.
Film Korea?
“Enggak kalau itu,” kata perempuan kelahiran 3 Maret 2002 ini.
Karena kuliah di hukum, Dwi punya asa menjadi hakim usai lulus. Semoga cita-citanya terkabulkan. []
