Berita Foto Hiburan

Nanda Resti Fauzi Duta Pendidikan Jawa Barat, Mojang Geulis Calon Dokter Gigi dari Unjani

Nanda Resti Fauzi Duta Pendidikan Jawa Barat, Mojang Geulis Calon Dokter Gigi dari Unjani

Nanda Resti Fauzi. | Dokumentasi

Nanda Resti Fauzi

Wartalampung.id, Bandung – Sejak kecil, Nanda Resti Fauzi menyukai tayangan kompetisi Putri Indonesia di televisi. Kata Nanda, semua peserta tampil cantik dengan gaun yang glamor high heels dan crown. Mereka punya senyuman yang manis dan otak yang pintar.

Calon dokter gigi dari Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) ini menilai, semakin beranjak masa remaja, pandangannya berubah.

Ia bukan lagi tertarik dengan gaun yang glamor, heels yang cantik, dan mahkota ataupun selempang, melainkan ia terpesona dengan kemampuan para peserta pageant untuk menyampaikan pesan tujuan dan memengaruhi orang lain melalui platform yang mereka miliki.

“Itu yang disebut beauty with purpose,” kata dia

Nanda merasa beruntung memiliki dukungan dari keluarga, teman-teman, serta pihak kampus yang selalu mendorongnya untuk mengikuti minat dan bakatnya dalam bidang ini.

Terkhusus untuk para seniornya yang selalu memberi masukan saran dorongan motivasi semangat arahan dan segalanya.

“Mereka yang memberikan arahan dan dukungan yang berharga untuk terus mengembangkan diri dan berpartisipasi dalam kompetisi pada Duta Pendidikan Jawa Barat,” ujarnya kepada wartalampung.id beberapa waktu lalu.

Nanda mengatakan, Duta Pendidikan ini berbeda dengan ajang-ajang yang lainnya. Kata Nanda, kebanyakan ajang lain, seketika menang, lalu selesai. 

“Aku melihat pandangan berbeda terhadap Putra-Putri Pendidikan Jawa Barat. Tidak hanya sah dan mahkota, tetapi juga bersinergi memiliki tugas atau kegiatan yang berkontribusi pada masyarakat terkait pendidikan melalui advokasi-advokasi yang dibawa selama setahun menjabat,” ujarnya.

Ditambah lagi, Nanda memiliki advokasi “Senyumku” (Sehat Bersama Nanda untuk Gigi dan Mulutku) dan berharap dengan join Putra-Putri Pendidikan dapat menjadi wadah tepat untuk menyebarluaskan advokasi Senyumku bersama tim yang hebat.

Nanda menceritakan awal mula terpilih menjadi Duta Pendidikan Jawa Barat ini. Awalnya dimulai dari duta SMA dahulu. Setiap kelas wajib mendaftarkan sepasang untuk duta sekolah.

“Aku dipaksa jadi perwakilan kelas, ternyata lolos dan jadi juara 2. Tapi berawal dari paksaan itu ternyata jadi tahu kalau aku suka kompetisi pageant kayak begini. Yang mana penilaiannya tidak hanya kecantikan dan penampilan, tetapi juga mengimplementasi dari 3B (brain, beauty, behaviour),” kata dia.

“Apalagi PPPI (Putra Putri Pendidikan Indonesia) mencari yang punya kriteria BEST (Brain, Beauty Energic Social Talented).

Kata Nanda, ibarat naik tangga, awalnya tingkat sekolah terus kabupaten, terus provinsi, dan doanya September nanti goes to nasional.

Nanda bilang, setelah diberi amanah menjadi Putri Pendidikan Jawa Barat, tentunya ia akan berkontribusi untuk masyarakat dengan advokasi yang ia punya terlebih dahulu.

Ketika advokasi sudah berjalan, baru harapannya ia dapat berkolaborasi dengan advokasi teman-teman lain untuk berkontribusi dalam hal kebermanfaatan sekitar dan masyarakat.

Nanda menuturkan, Duta Pendidikan adalah role model. Dengan begitu, ia mempunyai tanggung jawab untuk menginspirasi harus berperilaku sebagaimana layaknya seorang duta pendidikan, menjaga sikap, lisan, dan penggunaan media sosial juga harus diperhatikan.

“Lebih memilah milih yang akan di-share, yang akan di-posting, tidak boleh melenceng karena sudah membawa nama PPPI yang harus aku jaga,” ujarnya.

Nanda punya prinsip untuk mengisi masa muda dengan beragam kegiatan positif. Kata dia, masa muda adalah waktu yang berharga dan tidak bisa diulang.

“Manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya untuk tumbuh dan berkembang menjadi individu yang kuat, kreatif, dan berdampak positif bagi dunia di sekitarmu.”

Temukan dan kejar passion-mu. Kata dia, masa muda adalah waktu yang tepat untuk mengeksplorasi minat dan bakat.

“Temukan apa yang membuatmu bersemangat dan kejarlah dengan sepenuh hati. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan berani mengambil risiko,” kata dia.

“Jadilah penggerak perubahan dan ambil bagian dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.”

Sebagai calon dokter gigi, Nanda juga menambahkan tips agar kesehatan gigi terjaga.

“Rajin merawat gigi dengan menyikat gigi secara teratur, menggunakan benang gigi, dan menjaga pola makan yang sehat. Jangan lupakan pentingnya pemeriksaan gigi rutin ke dokter gigi setidaknya dua kali setahun. Kurangi atau hindari kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol, yang dapat merusak kesehatan gigi.”

Nanda berujar, edukasi diri sendiri dan orang-orang di sekitar tentang kebiasaan-kebiasaan sehat dalam perawatan gigi. Kata dia, menjaga kesehatan gigi anak-anak adalah dengan memberikan perhatian khusus pada perawatan gigi mereka sejak dini.

“Dengan menjaga kesehatan gigi yang baik, kita dapat mencegah masalah gigi dan penyakit mulut yang serius, serta dapat dengan bangga dan percaya diri dalam menampilkan senyum sehat dan menciptakan #SenyumSehatAnakNusantara.”

Sukses selalu buat Nanda ya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda