Politik

Kemah Bakti Nusantara PKS Lampung, Dua Ratusan Kader Inti Berbaur dengan Warga

Kemah Bakti Nusantara PKS Lampung, Dua Ratusan Kader Inti Berbaur dengan Warga

Kemah Bakti Nusantara. | Dokumentasi

Kemah Bakti Nusantara. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung menggelar Kemah Bakti Nusantara (Kembara) selama tiga hari sejak tanggal 18 sampai 20 November. Sebanyak 254 anggota PKS tingkat pelopor dewasa dan utama yang berasal dari setiap DPD hadir dalam kegiatan Kembara yang pembukaannya dipusatkan di Hutan Pinus, Sukadanaham, Tanjung Karang Barat.

Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim dalam pembukaan mengatakan, Kembara merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kesiapan jiwa dan raga, memberikan kontribusi terbaik untuk bangsa dan negara.

“Walaupun Kembara menuntut fisik yang prima, saya harap dapat mengikutinya dengan penuh semangat dan penuh kegembiraan. Bertemu dan berkumpul dengan para anggota PKS se-Lampung dan berbaur dengan masyarakat. Dibawa happy dan enjoy saja. Pasti menyenangkan,” kata Mufti.

Setelah pembukaan dan acara satu hari di Hutan Pinus, peserta Kembara diarahkan untuk saba desa. Berbaur dengan masyarakat.

Sebanyak dua orang anggota PKS akan menginap di rumah warga, bersilaturahmi serta aktif terlibat dalam kegiatan di desa, seperti gotong royong, kultum subuh, ceramah majelis taklim, pentas seni, mengajar anak-anak TPA, senam Nusantara, menimbun jalan dengan sabes, membangun pagar sekolah dan sebagainya.

“Ada tujuh desa yang didatangi oleh anggota PKS, tujuh desa tersebut ada di wilayah Hanura, Pesawaran dan Jatiagung dan Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Anggota PKS  berbaur dan berinteraksi dengan warga, selain membantu kegiatan di desa, anggota PKS juga memperkenal logo baru PKS kepada warga. Ini sebagai ikhtiar agar PKS makin dikenal dan semakin mendapat kepercayaan masyarakat, agar capaian politik kita semakin besar, agar perjuangan kita makin optimal,” kata Mufti. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda