Universitas Teknokrat Indonesia mengenalkan cara menenun dan merajut tapis Lampung kepada mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Kemdikbudristek Dikti RI. | DOkumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia mengenalkan cara menenun dan merajut tapis Lampung kepada mahasiswa Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Kemdikbudristek Dikti RI beberapa waktu lalu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari inti program PMM di mana setiap kampus yang menjadi tempat inbound mahasiswa melaksanakan PMM dapat mengenalkan adat dan budaya yang ada di daerahnya tersebut.
Universitas Teknokrat Indonesia mengenalkan cara menenun dan merajut tapis Lampung untuk menambah wawasan kebhinekaan kepada mahasiswa yang diajarkan langsung penenun tapis tradisional “Putri Tapis Lampung” yang ada di Kabupaten Tanggamus.
Kegiatan kebhinekaan ini didampingi Wakil Dekan Akademik Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Berlinda Mandasari, M.Pd. dan Wakil Dekan Kemahasiswaan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Auliya Rahman Isnain, S.Kom., M.Cs.
Selain belajar menenun dan marajut, mahasiswa pertukaran mahasiswa merdeka juga diajak untuk memetik buah jambu kristal.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik pelaksanaan pengenalan budaya Lampung ini. Ia berpendapat, dengan mengenalkan budaya Lampung, mahasiswa bisa mendalami budaya setempat.
Hal itu akan menambah khazanah mereka soal Lampung. Dengan demikian, selain mendapat asupan informasi akademik, mereka juga mendapatkan informasi soal budaya. Bahkan, dibekali keterampilan menenun dan merajut tapis Lampung. []
