Berita Foto Advertorial

Peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka di PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Kenali Sejarah dan Budaya Lampung

Peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka di PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Kenali Sejarah dan Budaya Lampung

Peserta program pertukaran mahasiswa merdeka di Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Peserta program pertukaran mahasiswa merdeka di Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sebanyak 103 mahasiswa pertukaran yang berkuliah di Universitas Teknokrat Indonesia mengikuti kegiatan kebhinekaan di Museum Lampung, Sabtu lalu, 17/10/2022. Selain itu mereka juga mengunjungi Vihara Amurwa Bhumi Graha dan objek wisata Wira Garden Bandar Lampung.

Para mahasiswa diajak mengenal nilai-nilai kebhinekaan melalui peninggalan bersejarah di Museum Lampung, mulai dari pakaian adat, rumah adat, aksara, hingga bahasa Lampung. Setelah itu, mereka diajak untuk mengenal nilai-nilai toleransi serta melihat lebih dekat ragam aktivitas keagamaan di Vihara Amurwa Bhumi Graha.

Sebagai penutup, para mahasiswa diajak untuk menikmati indahnya alam Lampung di taman wisata Wira Garden. Di Wira Garden mereka melakukan diskusi dan menginternalisasi nilai-nilai keberagaman yang mereka dapatkan selama mengikuti kegiatan.

Para mahasiswa pertukaran yang berasal dari 11 provinsi di seluruh Indonesia ini merupakan peserta Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Kemendikbud RI tahun 2022. Mereka yang berasal dari 59 perguruan tinggi di seluruh Indonesia ini akan mengikuti perkuliahan selama satu semester penuh di Universitas Teknokrat Indonesia.

Mereka diperkenankan memilih mata kuliah lintas program studi untuk membangun pola pikir merdeka belajar, serta mendapatkan pengalaman dan ilmu sebanyak-banyaknya tanpa batasan disiplin ilmu tertentu.

Bukan hanya akan mempelajari berbagai kajian akademis di dalam ruang kelas, mereka juga diajak mengenal budaya Lampung dan diharapkan dapat menjadi pengalaman kultural berharga yang akan diinternalisasi di daerah asal masing-masing.

Kunjungan para mahasiswa pertukaran ke destinasi budaya, sejarah, dan wisata termasuk dalam program perkuliahan Modul Nusantara. Dalam kegiatan tersebut para mahasiswa dibimbing oleh dosen-dosen UTI yang terpilih menjadi dosen Modul Nusantara.

Ada lima dosen UTI yang lolos seleksi sebagai dosen Modul Nusantara dan bertugas mendampingi setiap kegiatan mahasiswa pertukaran. Mereka adalah Aulia Rahman Isnain, M.Cs., Berlinda Mandasari, M.Pd., Muhammad Fitratullah, M.A., Dr. Afrianto, dan M. Ghufroni An’ars, M.Pd.

Selain berkesempatan mengenal budaya Lampung lebih dekat, di kampus Universitas Teknokrat Indonesia para mahasiswa PMM juga berkesempatan mengikuti berbagai program komptensi unggulan yang dimiliki kampus UTI.

Program kompetensi yang ditawarkan adalah Kelas Metaverse, Robotika, Multimedia, Seni & Budaya, Traditional Green Buliding, Energi Baru Terbarukan, serta English for Public Speaking. Para mahasiswa dari berbagai suku budaya di seluruh Indonesia itu diajak mengenal kekhasan yang dimiliki kampus UTI serta kebudayaan Lampung yang kaya.

Mereka berlatih tarian kreasi asal Lampung, Tari Manjau, serta mendapatkan pengalaman belajar tentang perkembangan teknologi metaverse.

Setiap kegiatan yang diikuti para mahasiswa pertukaran merupakan implementasi dari rancangan yang sebelumnya telah disusun dalam proposal dosen Modul Nusantara. Adapun semua kegiatan yang telah dan akan dilakukan seluruhnya dibiayai oleh Program PMM Kemendikbud RI.

Bukan hanya itu, dalam program ini, para mahasiswa juga mendapat biaya tempat tinggal, akomodasi dari daerah asal, uang makan, serta potongan uang kuliah selama satu semester penuh. Program PMM yang berslogan “Bertukar Sementara, Bermakna Selamanya” ini merupakan turunan dari program Kampus Merdeka yang juga diprakarsai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Dengan adanya program PMM di kampus Universitas Teknokrat Indonesia diharapkan dapat menambah erat rasa kebhinekaan masyarakat antar suku, budaya dan bahasa di Indonesia, khususnya dimulai dari para mahasiswa peserta PMM.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik kegiatan pengenalan budaya ini. Kata Mahathir, esensi pertukaran salah satunya saling mengenal budaya.

Teknokrat, ujar dia, berusaha menjadi tuan rumah yang baik. Pihaknya secara totalitas akan melayani peserta program pertukaran dengan maksimal.

Mahathir mengatakan, pihak kampus berharap peserta pertukaran bisa nyaman kuliah di Teknokrat. Selain mendapatkan pengalaman akademik, mereka juga mendapatkan pengetahuan budaya Lampung. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda