Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Keluarga besar Universitas Teknokrat Indonesia menggelar upacara peringatan HUT ke-77 kemerdekaan Republik Indonesia, Rabu, 17/8/2022, di halaman kampus setempat.
Rektor Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA menjadi inspektur upacara. Pembacaan teks proklamasi dibacakan Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM. Pembacaan pembukaan UUD 1945 oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Muhammad Najib Dwi Satria S.Kom MT.
Lagu Indonesia Raya dan sejumlah lagu nasional dibawakan paduan suara mahasiswa dan mahasiswi setempat.
Dalam amanatnya, Rektor mengajak semua pihak untuk memaknai kemerdekaan ini dengan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
Dalam konteks pendidikan, Rektor juga mengatakan, kampusnya berupaya untuk tegar, bangkit, dan berdaya saing demi menyiapkan lulusan yang siap bekerja sebagai insan profesional dan pebisnis yang membuka usaha untuk masyarakat.
Nasrullah mengatakan, pandemi selama dua tahun belakangan tidak boleh melenakan kita. Maka itu, ia mengajak untuk sivitas akademika Teknokrat agar tangguh dan tegar dalam menghadapi persaingan global.
Untuk itu, ia meminta semua dosen dan mahasiswa dan dukungan penuh yayasan untuk mempunyai daya saing. Daya saing inilah yang akan mengungkit kompetensi kita menjadi lebih baik daripada orang lain.
Nasrullah mengatakan, Teknokrat sudah menyiapkan skema pelajaran daring jauh sebelum adanya pandemi. Kata Rektor, sejak 2014 Teknokrat sudah menyiapkan semua infrastuktur yang memadai untuk model pembelajaran ini.
Pasalnya, ada beberapa dosen yang sedang studi magister dan doktoral sehingga perkuliahan mesti dilaksanakan secara daring.
“Jadi, meski sedang studi, dosen Teknokrat tetap menomorsatukan tugas mereka mengajar. Maka itu, dipersiapkan sarana belajar daring jauh sebelum kita memasuki masa pandemi selama dua tahun belakangan ini,” ujarnya kepada wartalampung.id hari ini.
Nasrullah juga mendukung program pemerintah agar kita bisa pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat.

Nasrullah meyakini, pihaknya mampu membangkitkan pendidikan bangsa dan berdaya saing.
“Yang kita bangkitkan adalah mendidik bangsa,” kata dia.
Nasrullah mengatakan, semua pihak mesti siap menghadapi masa endemi pascapandemi ini. Termasuk dalam ranah pendidikan. Semua mesti siap kembali belajar tatap muka dan menyerap pelajaran di kampus sehingga ada interaksi antara pengajar dan mahasiswa.
Nasrullah hakulyakin, Teknokrat memiliki kapasitas untuk itu. Sebab, sedari awal ia mengajak semua dosen untuk memberikan yang optimal untuk mahasiswanya.
Dengan demikian, harapan untuk menjadi kampus yang berdaya saing bisa diwujudkan.
Bahkan, dalam pemeringkatan UniRank yang berbasis di Sydney, Australia, menempatkan Teknokrat sebagai PTS terbaik di Indonesia. Untuk ukuran PTN dan PTS di Indonesia, kampus ini berada pada posisi 15.
“Selamat HUT RI, dirgahayu Republik Indonesia,” tutup Nasrullah. []
