PKL Universitas Teknokrat Indonesia. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Sejumlah perusahaan/instansi di Lampung mengapresiasi mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL) Universitas Teknokrat Indonesia (UTI). Sejumlah perusahaan merasa sangat terbantu dengan adanya PKL ini.
Universitas Teknokrat Indonesia melaksanakaan PKL dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan pengalaman serta memperluas wawasan mahasiswa mengenai dunia kerja.
Dengan mengikuti PKL, mahasiswa diharapkan nantinya lebih siap terjun ke dunia kerja serta memiliki daya saing yang tinggi di pasar tenaga kerja.
Peningkatan perankingan Universitas Teknokrat Indonesia sebagai PTS Terbaik ASEAN pada tahun 2022 telah mendorong universitas untuk meningkatkan nilai tambah kepada para mahasiswa.
Menurut Almira Devita Putri, S.A.P, M.A.B, dosen UTI dan selaku Koordinator PKL di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Teknokrat Indonesia, program PKL ini dilaksanakan secara rutin digelar setiap tahun.
PKL dilaksanakan dalam tiga periode yaitu setelah semester genap, ganjil, dan semester pendek. Sejumlah mahasiswa mengikuti program ini dalam setiap tahunnya.
Program PKL ini khususnya bagi mahasiswa semester IV, di mana keikutsertaan mahasiswa dalam program ini menjadi wajib sebagai syarat untuk dapat menyusun skripsi sebagai syarat kelulusan.
Adapun yang berbeda dalam pelaksanaan PKL tahun ini adalah bertambahnya perusahaan-perusahaan atau instansi yang mendukung keterlaksanaan PKL di mana sebuah inkubasi bisnis yaitu Siger Hub menjadi salah satu penerima mahasiswa PKL.
Mahasiswa dapat mempelajari cara mengembangkan sebuah inkubasi bisnis di Lampung. Menurut Sigit Sopandi, Chief Partnership Officer Siger Hub, mereka sangat senang dan terbantu.
Pihak inkubasi juga merasa senang karena bisa membagi ilmu berupa praktik kerja yang mereka miliki kepada mahasiswa.
Pembekalan Hard Skill dan Soft Skill
Sebelum melaksanakan PKL, mahasiswa telah dibekali skill/keterampilan yang juga menjadi syarat mahasiswa untuk dapat mengikuti PKL seperti penggunaan aplikasi komputer yang diperlukan di dunia kerja yaitu Microsoft Office, MYOB dan juga desain grafis.
Selain itu, mahasiswa juga dibekali keterampilan berkomunikasi dan kemampuan dasar pemasaran serta keterampilan kesekretarisan seperti surat menyurat, dokumentasi data, mengatur rapat, dll juga harus sudah dikuasai oleh mahasiswa.
Selebihnya, sebelum PKL dilaksanakan, mahasiswa yang akan PKL juga mendapatkan pembekalan mengenai dunia kerja baik dari pihak internal maupun ekternal Universitas Teknokrat Indonesia.
Untuk PKL periode semester genap lalu, mahasiswa mendapatkan motivasi dunia kerja dalam acara tersebut mahasiswa memperoleh wawasan mengenai dunia kerja yang diharapkan mahasiswa dapat lebih siap untuk melaksanakan PKL.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, pelaksanaan PKL mahasiswa ini bukan sekadar masalah akademik atau untuk memenuhi SKS. Namun, yang lebih penting adalah untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam berinteraksi sosial di dunia kerja sehingga mereka dapat memperkaya pengetahuan mahasiswa dari teori yang telah didapatkan selama masa perkuliahan di Universitas Teknokrat Indonesia.
Periode PKL semester genap yang dimulai sejak April 2022 telah berakhir pada bulan Juni 2022. Dalam periode PKL genap ini, ada 180 mahasiswa program studi S1 Manajemen dan S1 Akuntansi yang mengikuti PKL dan melibatkan sebanyak 82 mitra perusahaan yang terdiri dari intansi pemerintah, perusahaan swasta, maupun BUMN.
Sebagian besar mitra perusahaan baik instansi pemerintah maupun BUMN atau perusahaan swasta yang telah menerima mahasiswa PKL dari UTI merasa sangat puas dengan kinerja mahasiswa selama melaksanakan PKL.
Perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung Imam Komarita, S.Pi. sangat mengapresiasi keberadaan mahasiswa PKL dari UTI.
Dia berharap agar kerja sama antara UTI dan Dinas Kelautan dan Perikanan dapat berlanjut karena kegiatan PKL ini memberikan manfaat pada kedua belah pihak yakni UTI dan juga Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung.
Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Lampung dan BPJS Ketenagakerjaan Lampung juga menyampaikan hal yang sama bahwa mereka merasa sangat senang dan terbantu dengan adanya program PKL UTI ini.
Mahathir menegaskan, PKL ini akan sangat berguna bagi mahasiswa usai lulus. Pasalnya, mereka sudah mendapatkan pengalaman lapangan yang memadai. Sehingga ketika lulus mereka sudah siap bekerja secara profesional. []
