Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA dan Prof Dr Iskhaq Iskandar. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 2 Prof Dr Iskhaq Iskandar menghadiri wisuda 551 lulusan Universitas Teknokrat Indonesia di Gelanggang Mahasiswa Dr HM Nasrullah Yusuf, Rabu, 27/7/2022.
Iskhaq saat berbicara di depan podium memberikan pujian kepada Teknokrat sebagai kampus swasta yang relatif baru tapi sudah berlari cepat menuju kemapanan. Iskhaq berkata, lulusan Teknokrat akan siap memasuki dunia kerja karena kurikulum yang digunakan di Teknokrat sudah sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Ia mengemukakan, jauh sebelum Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek menggagas Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Teknokrat sejak 2014 memang menyiapkan infrastuktur memadai dalam bidang kurikulum.
Dengan begitu, pembelajaran yang ada di kampus ini memang berorientasi pada penyiapan lulusan memasuki dunia kerja dan mempersiapkan mereka sebagai calon usahawan baru.
Iskhaq menjelaskan, soal kurikulum ini, ia menegaskan Teknokrat sudah mapan.
“Tidak perlu diajari lagi, Teknokrat ini sudah lari cepat,” kata dia.
Iskhaq juga melihat, sumber daya manusia (SDM) di Teknokrat masih sangat muda dan banyak yang magister bahkan doktor.
Ia menilai, SDM ini adalah aset yang tiada bernilai dan menjadi kunci utama kesuksesan Teknokrat di masa depan. Karena para dosen masih muda, ia menilai, mereka mampu menjadi tenaga pengajar yang disukai mahasiswa.
Pendekatan yang dilakukan pun disesuaikan dengan milenial. Dengan begitu, serapan informasi di kelas mudah tersampaikan.
Ia menuturkan, ke depan, para dosen muda ini akan menjadi aktor utama Teknokrat makin menegaskan diri sebagai PTS terbaik di ASEAN.

Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr HM Nasrullah Yusuf SE MBA mengapresiasi kehadiran Iskhaq dalam perhelatan ini.
Ia merespons apa yang disampaikan Iskhaq dengan apresiatif. Kata Rektor, dalam empat sampai lima tahun ke depan, Teknokrat akan punya 30-an doktor.
Tahun ini dan tahun depan saja, beberapa dosen akan menempuh pendidikan doktoralnya, baik di kampus bergengsi di dalam dan luar negeri.
Nasrullah sepakat bahwa para dosen muda inilah yang ke depan akan menjaga kualitas Teknokrat sebagai PTS terbaik di ASEAN.
Nasrullah mengemukakan, pihaknya mesti siap dengan tantangan zaman. Ia bahkan mengatakan, pola pembelajaran daring memang sudah dipersiapkan sejak 2014. Ketika ada pandemi, Teknokrat memang sudah siap untuk model pembelajaran daring dengan beragam aplikasi.
Ia meyakini, dengan kerja keras semua keluarga besar Teknokrat, kampus ini akan semakin memberikan kontribusi untuk masyarakat di kota dan provinsi ini. []
