Berita Foto Hiburan

10 Besar Putri Hijab Lampung Selly Septiani: Karena Cantik Saja Tidak Cukup

10 Besar Putri Hijab Lampung Selly Septiani: Karena Cantik Saja Tidak Cukup

Selly Septiani. | Dokumentasi

Selly Septiani. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Karateka Lampung Selly Septiani baru-baru ini mendapat pengalaman berharga seumur hidupnya. Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia ini mengikuti ajang Putri Hijab Lampung 2022.

Selly memang belum ditakdirkan menjadi juara. Namun, masuk 10 besar dari seribuan orang yang sejak awal ikutan event ini, buat dia, adalah sebuah kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri.

Ia bercerita, waktu awal pendaftaran Putri Hijab Lampung 2022 ada dua kloter. Selly berada di kloter 1, sedangkan peserta di kloter kedua ada 170-an lebih.

Dari situ, peraih perunggu pada PON Papua lalu itu, masuk seleksi sampai masuk 25 besar. Ia menjalani banyak tes sebelum menuju titik itu. Ada tes wawancara, tes bakat, dan beberapa tes lainnya.

“Aku enggak nyangka bener deh masuk 25 besar. Yang masuk grand final itu 25 besar saja,” kata dia.

Selly menuturkan, ada cukup banyak kegiatan menuju grand final. Ia dan kawan-kawannya mesti membuat video talent dan diunggah ke Instagram. Ia juga mesti mendatangi tempat-tempat yang ada di Lampung seperti Hai Tom’s (toko oleh-oleh khas Lampung), klinik kecantikan, dan lainnya.

Selly berujar, mereka juga dibimbing agar bisa menjadi wanita yang menginspirasi, seperti berbagi kegiatan positif .

Saat karantina, Selly bilang, ia banyak mengikuti kegiatan yang menambah pengetahuan. Ia diberi materi public speaking, kesehatan tentang kulit dari Klinik Dyrahtm, dan juga memperdalam tentang hakikat Putri Hijab itu.

Soal pengalaman paling berkesan, Selly bilang, ia pada dasarnya tidak bisa make up  Lantaran mengikuti ajang itu, kini ia sudah bisa make up meski sedikit-sedikit.

Selly bahagia, event ini membuatnya bisa bergabung dengan orang-orang hebat di keluarga Putri Hijab Lampung.

Kata Selly, banyak ilmu yang luar biasa yang bisa ia ambil. Selly lebih yakin, kalau wanita berhijab itu bisa banget berprestasi di bidang apa pun.

“Hijab bukan penghalang wanita berkarya,” kata dia.

Masuk 10 besar, kata Selly, seperti mimpi. Selly sendiri tidak habis pikir ia bisa sampai ke titik itu.

“Kan 25 peserta itu cantik dan pintar. Aku sih yakin bisa mengimbangi dan menjalankan proses ini dengan baik. Kebetulan aku suka banget sama semua kegiatan apa pun,” ujarnya.

Selly menambahkan, ia ingin melewati semua rangkaian proses menjadi Putri Hijab itu dengan baik selagi masih muda.

“Jadi nanti pas tua banyak cerita ke anak cucu,” kata dia.

Selly berprinsip, kalau orang lain bisa, pasti ia juga bisa.

“Walau belum bisa kasih hasil maksimal, aku bangga bisa mencapai posisi ini,” lanjutnya.

Soal penilaian, sejak pendaftaran sampai grand final, peserta dinilai dari sisi etika, sopan santun, cara berbaur, bakat, kecantikan luar-dalam, kepintaran, dan sebagainya.

“Karena cantik saja tapi enggak pintar juga sulit,” tutupnya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda