Berita Foto Ruwajurai Tanggamus

Sat Lantas Polres Tanggamus Respons Keluhan Netizen Soal Bus Ngetem di Jalinbar

Sat Lantas Polres Tanggamus Respons Keluhan Netizen Soal Bus Ngetem di Jalinbar

Sat Lantas Polres Tanggamus saat memberikan imbauan kepada pengemudi bus | Dokumentasi Polres Tanggamus

Sat Lantas Polres Tanggamus saat memberikan imbauan kepada pengemudi bus | Dokumentasi Polres Tanggamus

Wartalampung.id, Tanggamus – Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus melakukan upaya pencegahan bus ngetem (menunggu penumpang) di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Tanggamus. Langkah pencegahan dengan mendatangi Pool Bus Rajabasa Utama (RBU) dan Puspa Jaya di Kota Agung.

Kedatangan Sat Lantas Polres Tanggamus tersebut guna memberikan imbauan agar awak bus tidak lagi ngetem di Jalinbar. Sat Lantas Polres Tanggamus bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) akan melakukan tindakan tegas jika masih ada awak bus yang membandel.

Kasat Lantas Polres Tanggamus Iptu Rudi mengatakan, pihaknya telah membaca informasi yang viral adanya keluhan warga terkait Jalinbar Terbaya sekitar Telkom dijadikan terminal atau banyak bus menunggu penumpang.

“Terkait informasi bus ngetem di Jalinbar Terbaya, kami sudah mendatangi dan menghimbau pengurus pool RBU dan Puspajaya di Kota Agung agar tidak lagi ngetem disana,” kata Iptu Rudi melalui rilisnya, Minggu malam, 6/12/2020.

Menurut Kasat Lantas, Bus yang mestinya ngetem di terminal malah berada di sana, sehingga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Baca: Hamili Pelajar SLTA, Pemuda asal Jateng Ditangkap Satreskrim Polres Tanggamus

“Apabila masih menunggu penumpang dan membuat kemacetan, kami akan ajak Dishub untuk menertibkannya,” tegasnya.

Sebelumnya, viral di jejaring sosial facebook tentang postingan “Terminal Bayangan” diunggah akun facebook John Ta. Berikut isi postingan facebook tersebut:

“Pemandangan yang kita saksikan setiap hari di sepanjang ruas jalan Ir. Hi. Juanda Pekon Terbaya Kecamatan Kota Agung Kabupaten Tanggamus tepatnya di depan kantor Telkom dan komplek LDII di jadikan terminal oleh Bus AKDP untuk menunggu penumpang jurusan Rajabasa-Bandar Lampung.

Bus tersebut parkir di bahu jalan yang mengakibatkan penyempitan jalan, sehingga mengganggu pengguna jalan pengendara kendaraan bermotor lainnya, juga pejalan kaki yang lalu lalang. Dikhawatirkan berpotensi kecelakan lalu lintas. Akibatnya fatal.

Hal ini dikarenakan bukan hanya satu armada yang parkir atau dengan sebutan lain ngetem di bahu jalan tersebut, tapi sampai lima armada. Mohon kepada pihak yang berwenang dalam hal ini Dinas Perhubungan Kabupaten Tanggamus dan Polres Tanggamus agar dapat mengambil tindakan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan. Dan akan lebih baik jika terminal yang ada di Kotaagung di fungsikan sebagai terminal yang sebenarnya,” tulis Jhon Ta. (*)

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda