Berita Foto Advertorial

PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Latih Siswa SMK Nurul Huda Pringsewu Terampil Desain Grafis

PTS Terbaik ASEAN Universitas Teknokrat Indonesia Latih Siswa SMK Nurul Huda Pringsewu Terampil Desain Grafis

Pengabdian Universitas Teknokrat Indonesia di SMK Nurul Huda Pringsewu. | Dokumentasi

Pengabdian Universitas Teknokrat Indonesia di SMK Nurul Huda Pringsewu. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Pringsewu – Dunia pendidikan saat ini menjadi salah satu topik hangat untuk diperbincangkan. Pasalnya,  dampak pandemi membuat dunia pendidikan semakin menurun dengan tidak terlaksananya pertemuan tatap muka dan digantikan pertemuan dalam jaringan.

Hal ini dipercaya menyebabkan anak-anak sekolah menjadi tidak menguasai ilmu yang seharusnya didapatkan secara langsung.

Hal ini melatarbelakangi dari Universitas Teknokrat Indonesia mengadakan pengabdian kepada masyarakat di sekolah.

SMK Nurul Huda merupakan salah satu sekolah swasta yang ada di Kabupaten Pringsewu. SMK ini berada di Jalan Ki Hajar Dewantara, Pringsewu.

SMK Nurul Huda memiliki tiga jurusan, yaitu Animasi, Keperawatan, dan Farmasi. Jumlah siswa secara keseluruhan 205 orang.

SMK Nurul Huda memiliki berbagai jenis aktivitas akademik dan terus berupaya melaksanakan pelayanan siswa untuk mencetak lulusan yang berkualitas dan profesional.

Pada kesempatan kali ini, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer berkolaborasi dengan Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan mengadakan pengabdian kepada masyarakat di sini.

Tim dari PKM ini adalah Debby Alita, S.Kom., M.Cs., Ade Dwi Putra, M.Kom., Yuri Rahmanto, M.Kom., Dyah Aminatun, M.Pd, Suaidah, M.Kom., dan Permata, S.SI., M.Kom.

Selain dosen, tim juga melibatkan mahasiswa aktif, yakni Rico Dwi Setiawan, Barra, dan Silvia Ranti.

Kegiatan PKM sekolah binaan ini dihadiri guru dan siswa SMKS Nurul Huda Pringsewu dan bertema “Pembelajaran Desian Grafis pada SMKS Nurul Huda Pringsewu”.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 23/4/2022 ini meliputi pelatihan bagi siswa-siswi SMKS Nurul Huda Pringsewu yaitu pelatihan desain grafis oleh Ade Dwi Putra, M.Kom dan didampingi oleh mahasiswa-mahasiswi Universitas Tenokrat Indonesia.

Target peserta pelatihan yakni siswa-siswi jurusan multimedia yang memang memiliki background IT dan desain sehingga memudahkan pemateri dalam menyampaikan materinya.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan adalah 24 peserta dari kelas 12.

Pelatihan desain grafis yang disampaikan merupakan pelatihan membuat pamflet dengan Photosop. Pamflet sendiri merupakan suatu mediasi yang beriisikan tulisan serta gambar pada kertas dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

Pelatihan ini dinilai sangat penting karena kompetensi dalam membuat desain brosur, pamflet, leaflet, poster dan lainnya merupakan kompetensi yang sangat dibutuhkan untuk pekerjaan yang membuthkan publiksi dan promosi.

Kemampuan dalam mendesain brosur akan menjadi suatu keunikan tersendiri dan poin nilai tambahan pada suatu perusahaan yang bergerak di bidang usaha untuk mengelola usahanya.

Pamflet dibuat semenarik mungkin untuk menarik perhatian masyarakat karena sebagian besar pamflet digunakan sebagai sarana promosi bagi para pengusaha untuk menyebarluaskan informasi di media sosial dan tempat lainnya.

Dalam pembuatan pamflet seseorang dituntut untuk mempunyai kreativitas yang tinggi karena menarik atau tidaknya suatu pamflet tergantung dengan desain yang dibuat disertai dengan tulisan-tulisan yang jelas sehingga memudahkan masyarakat dalam memahami maksud dan tujuan dari pamflet.

Bentuk dari pamflet juga beragam. Ada yang berukuran kecil hingga besar sesuai dengan kebutuhan pengguna. Pamflet dengan ukuran kecil disebut juga dengan leaflet dan pamflet berukuran besar juga bisa disebut dengan poster.

Pamflet disebut dengan ukuran yang standar mudah untuk dicetak bahkan harganya yang relatif terjangkau. Akan tetapi, saat ini pamflet hanya cukup dibagikan di akun media sosial karena dipercaya hampir seluruh masyarakat di dunia ini telah memiliki akun media sosial.

Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menyambut baik pelatihan ini. Ia mengatakan, pelatihan desain grafis memang dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan siswa. Dengan demikian diharapkan mereka mempunyai keterampilan teknis untuk bekerja nantinya.

Mahathir mengatakan, ke depan semua sekolah kejuruan yang mempunyai jurusan multimedia akan didatangi tim Teknokrat. Tujuannya, agar siswa makin terampil dalam menggunakan aplikasi untuk sarana promosi produk dan jasa.

Selain itu, para siswa juga didorong untuk selalu memperbarui pengetahuan mereka dalam bidang grafis. Dengan demikian, ketika ada aplikasi atau teknologi terbaru, mereka segera beradaptasi dan menguasainya. []

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda