Jumat Berkah di Yukumjaya. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Yukumjaya – Jumat pagi itu, Sumarmi telah merapikan rumah dan memasak untuk sarapan. Rumah sudah beres dan bersih. Ia pun merasa riang. Pasalnya, ia merasa telah siap menyambut hari ini.
Ada agenda istimewa bagi ia dan kelompok Sister di kediamannya. Mereka akan menyiapkan Jumat Berkah untuk Masjid Nurul Hidayah di lingkungan V Yukumjaya. Tidak tanggung-tanggung, 100 kotak paket nasi yang akan disiapkan.
Marmi, biasa dipanggil, bersama sembilan anggota lainnya, mempunyai tugas tersendiri. Tugas yang sudah dibagi pada hari Senin.
Ada yang membawa nasi matang, telur matang, sayur-mayur, tahu, tempe, mi instan, dan bumbu-bumbu.
Agenda dimulai ketika semua anggota telah datang. Marmi dan rekannya akan memasak sayur, tahu, tempe dan mi di dapur miliknya.
Pekerjaan menjadi lebih ringan karena dikerjakan bersama-sama. Canda ringan dan gelak tawa tak jarang terdengar. Mereka menikmati rutinitas itu.
“Jumat Berkah ini sudah lama dimulai sebelum corona,” ujarnya ketika ditanya kapan awal mulai agenda ini.
Sorot matanya dan senyuman para anggota Sister terlihat tulus.
“Kami menggunakan uang sendiri dan membagi tugas agar menjadi ringan.”
Rasa lelah terbayarkan melihat proses akhir. Setelah masakan matang, para ibu ini sigap membungkus dan menatanya di dalam kotak styrofoam.
Kotak-kotak ini kemudian diletakkan di plastik besar dan dibawa ke masjid yang berada tepat di samping rumah Marmi.
Masjid yang sedang dalam proses renovasi ini telah mulai ramai didatangi jamaah. Ada petugas masjid yang akan membagikan paket nasi tersebut setelah salat Jumat.
Ada alasan terbesar yang sangat menyentuh di balik agenda Jumat Berkah ini.
“Kami pengin sekali anak-anak mau salat Jumat. Meramaikan masjid. Dulu, boro-boro mau rame. Alhamdulillah sekarang jamaah anak-anak banyak datang.” Begitulah penuturan Sumarmi sambil tersenyum.
Pernyataan wanita penggiat Jumat Berkah ini diamini oleh rekan-rekannya.
Benar saja, antusiasme terlihat dari jumlah jamaah yang didominasi kanak-kanak di awal kumandang azan. Dan di akhir salat, mereka akan bersiap mendatangi petugas yang membagikan paket nasi. [Maya Afrayanti/PD Lampung Tengah]
