Salimah Kalirejo gelar seminar parenting. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Kalirejo – PC Salimah Kalirejo Lampung Tengah sukses mengadakan seminar parenting, Sabtu, 19/3/2022 di Masjid Ruhul Jadid, Poncowarno, Kecamatan Kalirejo, Lampung Tengah.
Tema seminar parenting kali ini adalah “Kiat Mengubah Emosi Menjadi Prestasi”.
Acara ini dihadiri Ketua PC Salimah Kalirejo, pembina dan Ketua Yayasan Insan Qur’ani, pengawas SIT Insan Qur’ani, guru dan karyawan SIT Insan Qur’ani, wali murid, masyarakat, seluruh panitia dari Salimah dan yayasan.
Panitia menyiapkan stan bazar untuk masyarakat yang berniat menjual dan membeli aneka makanan, produk herbal dan buku dari Sygma Daya Insani.
Sambutan ketua Salimah yang diwakili Susiati. Ia menyampaikan, kegiatan ini terlaksana hasil kerja sama PC Salimah Kalirejo dengan Yayasan Insan Qur’ani Poncowarno.
Ia juga memperkenalkan Salimah sebagai organisasi perempuan, organisasi yang peduli terhadap perempuan, anak dan keluarga Indonesia.
Ke depannya diharapkan tercipta keluarga-keluarga yang sakinah mawaddah warahmah dalam lingkungan masyarakat.
Widodo, Ketua Yayasan Insan Qur’ani, apresiasi yang sebesar-besarnya atas terselenggaranya seminar parenting ini. Seminar ini diharapkan memberi manfaat dan perubahan luar biasa bagi orang tua dalam mendidik generasi penerus bangsa.
Orang tua diharapkan mampu melahirkan generasi hebat yang santun dan agamais.
Rangkaian acara ditutup dengan doa yang diimami oleh Ustaz Mufasil, sekaligus menjadi pembuka rangkaian parenting selanjutnya yang akan diisi Khairunah Arfalah. Ia adalah pendiri RQ ShidQya.id., seorang daiyah, homeschooler, mompreneur dan dosen.
Kali ini ia memberikan kiat bagaimana mengubah emosi menjadi prestasi. Emosi merupakan respons terhadap kejadian yang menimpa kita.
Bentuk emosi tidak hanya sekedar marah. Jijik, takut, sedih, bahagia dan terkejut juga merupakan bentuk-bentuk emosi. Emosi orang tua saat melaksanakan kewajibannya mendampingi anak-anak di rumah sangat menentukan kualitas anak-anaknya di masa depan.
Mengolah emosi negatif yang dimiliki orang tua menjadi emosi yang positif akan memendarkan energi positif pula pada anak. Dengan begitu anak-anak akan lebih mudah diarahkan ke arah yang positif.
Orang tua hendaknya menjadi contoh teladan yang memiliki perspektif positif, terus belajar menjadi orang tua yang sukses dalam mendidik putra putrinya. Kesabaran adalah kunci keberhasilan.
Di akhir materi, ibu yang berprofesi pula sebagai personal genetic consultant ini mengajak orang tua untuk pandai-pandai mengelola emosi dengan baik, mampu menjadikan dirinya sebagai teladan bagi putra putrinya, dan selalu sabar dalam setiap proses pendampingan putra putrinya.
“Insyaallah akan tercipta keluarga yang sakinah mawaddah warahmah,” kata dia.
Acara ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan foto bersama. Demikian rilis Humas PC Salimah Kalirejo. []
