Dr. Eng. Dinda Pramanta, S.T., M. Eng. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Universitas Teknokrat Indonesia menyelenggarakan program dosen tamu internasional (International Visiting Lecture) pada Program Studi Teknik Elektro (Sabtu, 21 Maret 2022).
Pembicara pada kuliah ini adalah Dr. Eng. Dinda Pramanta, S.T., M. Eng. dari Kyushu Institute of Information Science. Topik dalam kuliah ini adalah “Artificial Intelligence for Green Technology”.
Dinda menyelesaikan gelar master dan doktor dari Kyushu Institute of Information Sciences pada tahun 2016 dan 2020.
Dia pernah menjadi Post-doctoral Fellowship dari penelitian bersama kolaboratif antara Kyushu Institute of Technology dan The New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO), Jepang, dari tahun 2020 hingga 2021.
Saat ini, dia adalah asisten profesor dan anggota Komite Program Pendidikan Mathematical-Data Science-AI Educational Program di Kyushu Institute of Information Sciencesmulai tahun 2021.
Minat penelitiannya meliputi neural networks, hardware, dan AI untuk pendidikan.
Kuliah ini dilaksanakan pada 21 Maret pukul 08.00 WIB melalui zoom meeting dengan kegiatan sebagai berikut:
- Sambutan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Dr. Dedi Darwis, S.Kom., M.Kom
- Pengenalan narasumber dan moderator kuliah oleh Ketua Program Studi Teknik Elektro Qadhli Jafar Adrian, BMm. M.I.T.
- Sesi diskusi diikuti oleh dosen dan mahasiswa
- Apresiasi dan sesi untuk kerja sama lebih lanjut dengan Kyushu Institute of Information Sciences oleh International Office Dian Puspita.S.Hum., M.Li
Diskusi berlangsung dengan aktif di mana dosen dan mahasiswa terlibat dalam sesi tanya jawab yang panjang. Dinda menyampaikan sangat tertarik dan mengapresiasi pertanyaan-pertanyaan yang muncul yang menjadi bahan diskusi bersama.
Universitas Teknokrat Indonesia terus melakukan upaya untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi mahasiswa. Salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan adalah dengan memiliki dosen-dosen yang berkualitas dan terkemuka.
Program yang disebut dengan international visiting lecturer ini merupakan upaya yang dilakukan untuk memberikan kuliah yang terbaik.
Selain itu, melalui kegiatan ini, mahasiswa juga berkesempatan untuk memiliki pengalaman internasional, dengan mengikuti kuliah internasional dan berinteraksi dengan komunitas internasional, seperti dengan dosen dan mahasiswa dari luar negeri.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, adanya program ini bisa memacu semangat dosen untuk mengajar lebih baik. Selain itu, memberikan motivasi agar dosen bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di perguruan tinggi luar negeri.
Teknokrat, ujar Mahathir, mendukung penuh mahasiswa dan dosen yang hendak melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Ia menganjurkan semua dosen dan mahasiswa mencari banyak informasi soal peluang studi di luar negeri berbasis beasiswa.
Mahathir ingin, hal ini bisa meningkatkan mutu pengajaran di kampusnya. Dengan kedatangan dosen luar negeri ini bisa menambah perspektif keilmuan terkini. []
