Berita Foto Nusantara

Ramadan Ini, Rumah Zakat Target Bantu 1,5 Juta Penerima Manfaat

Ramadan Ini, Rumah Zakat Target Bantu 1,5 Juta Penerima Manfaat

Rumah Zakat meluncurkan infak.id dan waqf.id 2.0. | Dokumentasi

Rumah Zakat meluncurkan infak.id dan waqf.id 2.0. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Jakarta – Rumah Zakat meluncurkan gerakan Ramadan Tahun ini #SaatnyaTumbuhBersama dengan target membantu dan memberdayakan 1,5 juta penerima manfaat dari Aceh hingga Papua, terutama yang terdampak pandemi Covid-19.

Oleh karena itu, pada Ramadan ini  Rumah Zakat mengajak donatur baik perorangan, komunitas, dan korporat berkolaborasi untuk mempercepat proses pemberdayaan di Indonesia.

Nur Efendi dari Rumah Zakat mengatakan, pihaknya melakukan penandatanganan MoU #SaatnyaTumbuhBersama dengan beberapa mitra.

Mitra itu di antaranya Air Asia Indonesia, Flip, Shipper, CARInih, dan MTUA Rekayasa Industri.

Rumah Zakat berharap kerja sama yang terjalin dengan mitra dapat semakin mempercepat pemulihan ekonomi para penerima manfaat terutama yang terdampak pandemi Covid-19.

“Semoga upaya ini juga dapat semakin memajukan usaha mitra, sehingga tujuan kita untuk tumbuh bersama dapat terwujud,” ungkap Nur Efendi dalam rilis,  Selasa, 15/3/2022.

Tahun 2021, bersama donatur dan mitra, Rumah Zakat memberdayakan 5 juta penerima layanan manfaat. Sebanyak 15% penerima manfaat dari program ekonomi Rumah Zakat keluar dari garis kemiskinan, dan mengalami peningkatan kesejahteraan.

Di tahun ini Rumah Zakat menargetkan 20% penerima manfaat keluar dari garis kemiskinan

Sementara itu, pada Ramadan ini ada enam program istimewa yang ditawarkan, antara lain berbagi buka puasa, kado lebaran yatim, bingkisan lebaran keluarga, syiar Quran, Ramadan bebas utang, dan qakaf Alquran Braile.

Sementara untuk pendistribusiannya akan dilakukan di 1.695 desa berdaya binaan Rumah Zakat yang ada di 33 provinsi. []

Untuk memberikan kemudahan berbagi setiap hari di bulan Ramadan, Rumah Zakat meluncurkan infak.id dan waqf.id 2.0.

Adapun infak.id merupakan platform kemudahan berinfak yang telah ada sejak 2019, dan telah memiliki lebih dari 200 ribu pengguna yang rutin berinfak setiap hari.

Sementara waqf.id diluncurkan sejak awal 2021, sebagai platform donasi wakaf produktif.

Infak.id dan waqf.id 2.0 memiliki kelebihan dari sisi desain yang mobile friendly, dan transparansi laporan  bagi para donatur.

Secara berkala Rumah Zakat juga merilis laporan pendistribusian dana infak dan wakaf yang terhimpun pada masing-masing platform.

“Tujuan infak.id dan waqf.id adalah menjadikan berbagi sebagai gaya hidup umat muslim. Khusus untuk waqf.id, melalui platform ini Rumah Zakat ingin memberikan edukasi terkait keutamaan wakaf produktif kepada masyarakat,” tutur Nur Efendi. []

 

Bagikan :

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tinggalkan Komentar Anda