Vina Qurrota Akyuningrum. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Teknokrat Indonesia Vina Qurrota Akyuningrum kini sedang menjalani satu semester di University of Central Missouri, Amerika Serikat. Vina memperoleh kesempatan langka lewat program beasiswa.
Kini Vina sudah menjalani dua bulan awal di kampus di Negeri Paman Sam itu. Ia mengikuti perkuliahan dengan baik dan aktif di kelas. Istimewanya lagi, ia sudah bertemu langsung rektor atau presiden University of Central Missouri.
Perjalanan Vina tentu tidak gampang. Ia adalah 1 dari 11 mahasiswa asal Indonesia yang terpilih pada program pertukaran pelajar ke Amerika Serikat itu. Dari semua mahasiswa di Pulau Sumatera, hanya Vina seorang.
Tentu tidak gampang mendapatkan kesempatan yang diperoleh Vina ini. Ada beberapa hal yang ia lakukan sebelum menembus sulitnya seleksi masuk kampus di Amerika Serikat itu.
- Cari tahu informasi seputar beasiswa
Sejak tahun 2019, Vina berusaha aktif mencari tahu informasi beasiswa dan persyaratannya. Barulah kemudian membangun strategi sebelum mendaftar beasiswa. Vina tekun membaca semua informasi itu. Ia bahkan sudah bercita-cita memperoleh beasiswa ketika awal masuk menjadi mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia.
- Aktif akademik dan nonakademik
Vina selalu berusaha aktif di kelas dan punya nilai-nilai yang tinggi. Ini penting banget untuk daftar beasiswa apa pun karena salah satu persyaratannya adalah nilai akademik. Selain itu, nonakademik seperti lomba-lomba juga penting untuk menunjang beasiswa.
Vina merasakan mafaat aktif di kelas sejak di Teknokrat. Hal ini ia praktikkan ketika di University of Central Missouri. Ia berusaha aktif menjawab dan berdebat dengan dosen dan mahasiswa lainnya. Vina juga tidak sungkan mengeluarkan gagasannya ketika ditantang pertanyaan oleh pengajar.
- Aktif di organisasi dan kegiatan volunteer
Ini akan membantu kita belajar untuk beradaptasi dan menyelesaikan masalah. Penting juga untuk menunjang isi esai saat pendaftaran beasiswa. Vina mengakui ia aktif dalam beberapa organisasi di kampus. Ia juga merupakan Duta Bahasa Provinsi Lampung. Hal itu membuatnya cakap dalam bergaul dan tampil di forum-forum. Ini menyebabkannya supel dalam keseharian.
- Sertifikat Bahasa Inggris
Sertifikat Bahasa Inggris seperti IELTS, TOEFL IBT, TOEFL ITP, Duolingo dan EPT penting dipersiapkan kalau mau daftar beasiswa. Soal ini, Vina tentu sangat mahfum. Bukan saja karena ia mahasiswi pendidikan bahasa Inggris, melainkan ia begitu mencintai dan ingin menguasai bahasa Inggris dengan baik. Maka itu, ia berusaha total dalam mempelajari seluk-beluk bahasa Inggris. Ia mau menambah pengetahuannya dari luar kelas. Dengan begitu, penguasaan bahasa Inggrisnya sangat mumpuni. Tak heran kalau ia satu-satunya mahasiswi asal Sumatera yang menembus program pertukaran pelajar itu.
Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr H Mahathir Muhammad SE MM mengatakan, Vina memang mahasiswi yang punya kualifikasi baik. Kemampuannya di atas rata-rata. Maka, kata dia, tak heran kalau Vina bisa menembus program beasiswa pertukaran pelajar ke Amerika Serikat itu.
Mahathir salut dengan prestasi akademik dan nonakademik Vina sejauh ini. Ia bahkan salut dengan kemampuan Vina beradaptasi dengan iklim belajar di University of Central Missouri itu. []
