Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia ciptakan aplikasi Bakul.Kita. | Dokumentasi

Wartalampung.id, Bandar Lampung – Aplikasi karya mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Bakul.Kita (Platform Wadah Belanja Online) bertujuan menghubungkan petani, pedagang grosir, dengan berbagai jenis usaha serta end-user.
Aplikasi ini juga sesuai dengan mata kuliah Desain Pengalaman Pengguna yang diampu di salah satu mata kuliah yang wajib diambil. Demikian kata Siti dari tim perancang.
Qadhli Jafar Adrian, Bmm., M.I.T., dosen pengampu mata kuliah dan pembimbing tersebut menyampaikan, tujuan aplikasi Bakul.Kita ini dibuat karena ingin mengurangi angka pengangguran yang ada di Bandar Lampung.
Juga membantu mengembangkan usaha pedagang kecil, meningkatkan peran usaha pedagang, menciptakan lapangan kerja, menghubungkan pembeli dan penjual dalam satu komunitas.
Juga ingin agar pengalaman berbelanja lebih mudah, membantu petani dan pedagang grosir agar lebih maju dalam penjualan, menjadi penghubungan langsung antara pedagang dan pembeli, menjaga kestabilan harga, membantu Ibu-ibu rumah tangga agar lebih mudah dalam membeli bahan produk.
Adapun fungsi Aplikasi Bakul.Kita untuk pengangguran yang ada di indonesia khususnya Lampung berkurang adalah memudahkan dalam jual-beli, memajukan usaha mikro, mengurangi angka kemiskinan, dan meraih keuntungan bagi pembeli dan penjual.
Aplikasi yang dikembangkan berbasis Web dan IOS sehingga pengguna dapat langsung mengakses alamat website dan dapat diunduh di PlayStore.
Aplikasi ini secara langsung menggunakan komputer maupun ponsel. Pengguna bisa langsung memilih kebutuhan apa yang di cari berdasarkan wilayah.
Adapun tim mahasiswa S1 Informatika yang terlibat dalam program ini adalah Siti Anisa, Adelia Riskhi A, Sabda Adjie S, Adhitya Elga N dengan pembimbing Qadhli Jafar Adrian, Bmm., M.I.T.
Wakil Dekan FTIK Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. Si. Dedi Darwis, M.Kom. mengapresiasi karya mahasiswa ini. Karya tersebut merupakan luaran dari mata kuliah Pemrograman Web, di mana setiap mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut wajib membuat produk berupa teknologi tepat guna atau produk inovasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Dedi berharap dengan adanya luaran mata kuliah berbasis produk seperti ini, karya mahasiswa langsung dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Wakil Rektor Dr H Mahathir Muhammad SE MM menambahkan, Universitas Teknokrat Indonesia (UTI), PTS Terbaik ASEAN, selalu berinovasi dan berkarya sesuai dengan mottonya yakni disiplin, bermutu, kreatif dan inovatif.
Ia menjelaskan, perkembangan industri dan teknologi telah menyediakan ruang dan peluang yang tak terbatas bagi aktivitas manusia.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong dunia pemasaran untuk bertranformasi dari model konvensional menuju digital.
Disrupsi teknologi dan pergeseran tren berbelanja turut berperan dalam perubahan perilaku konsumen. Kegiatan pembelanjaan konvensional yang menuntut konsumen untuk mengunjungi bangunan fisik toko secara langsung, mulai tereduksi dengan adanya toko-toko berpondasi digital.
Mahathir mengemukakan, perkembangan industri berbasis digital juga turut memberikan dampak pada siklus permintaan barang konsumen di mana pada awalnya barang dan uang hanya dapat bertemu di pasar.
Namun, saat ini permintaan barang dapat disatukan dalam suatu sistem e-commerce.
Aplikasi juga menawarkan kemudahan bagi konsumen dan produsen, di mana jarak dan waktu tidak lagi menjadi masalah utama dalam bertransaksi.
Seiring berkembangnya sektor industri di Indonesia, e-commerce seperti aplikasi mampu mengubah perilaku konsumen dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tidak terkecuali produk-produk bahan pangan mentah seperti beras, buah, sayur, daging, ikan dan telur.
Meskipun keberadaan pasar konvensional masih menjadi rujukan utama bagi konsumen untuk memperoleh bahan pangan segar.
Di antara lingkup ekonomi tersebut terdapat pengembangan teknologi yang dapat menjadi peluang bagi sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.
Aplikasi berorientasi untuk dapat menghubungkan petani, dan pedagang dengan konsumen secara langsung. []
